hut

315 Personel Polres Sikka Dibantu TNI Kawal Pengiriman Logistik Pemilu

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Kepolisian Resor Sikka menerjunkan 315 personel ditambah dua personel dari TNI AL Lanal Maumere, untuk melakukan pengawalan pengiriman logistik ke setiap Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga ke Tempat Pemungutan Suara.

“Selain itu, ada pengawalan dengan mobil lantas di barisan depan, untuk pengiriman melalui jalan darat,” kata Kapolres Sikka, AKBP Rickson PM Situmorang, S.I.K., Senin (15/4/2019).

Juru Bicara KPU kabupaten Sikka, Herimanto. -Foto: Ebed de Rosary

Dikatakan Rickson, pengiriman logistik pemilu telah dilakukan sejak Sabtu (13/4/2019), di bawah tanggungjawab PT.Pos dan Giro Maumere. Pengiriman hari pertama ini untuk 6 desa di wilayah kepulauan, meliputi Kojadoi, Kojagete, Parumaan, Semparong, Pemana dan Gunung Sari.

“Kemarin, Minggu (14/4), kami lakukan pengawalan pengiriman logistik ke pulau Palue, kecamatan Paga, Mego, Tanawawo, Bola, Doreng dan Mapitara.Cuaca sangat bagus dan logistik sudah tiba dengan selamat di titik kecamatan,” jelasnya.

Untuk hari ini, Senin (15/4), tambah Rickson, pengiriman logistik dilakukan untuk kecamatan Waiblama, Talibura, Waigete, Kewapante, Kangae, Nita, Lela dan Magepanda.

“Besok pengiriman logistik ke wilayah kecamatan Alok, Alok Barat, Alok Timur, Nelle dan Koting. Kita lakukan pengawalan, agar logistik bisa tiba di PPK dan TPS dengan aman dan tanpa hambatan,” ungkapnya.

Sementara itu, juru bicara KPU kabupaten Sikka, Herimanto, menjelaskan, surat suara yang rusak awalnya 29.903 lembar. Surat Suara yang kurang untuk Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 4.935 lembar dan DPR RI dapil NTT 1 sebanyak 10.293.

“Surat suara DPRD Propinsi Dapil NTT 5, kurang 6.368 lembar. Surat suara untuk Pemilu DPRD Kabupaten Dapil Sikka 1, kurang 1.117 lembar dan Dapil Sikka 2 sebanyak  848 lembar. Untuk Dapil Sikka 3 sebanyak 3.840 lembar dan Dapil Sikka 4 kurang 2.402 lembar,” terangnya.

Berdasarkan perintah dari KPU RI, kata Herimanto, dilakukan penyortiran ulang dan ditemukan surat suara yang tidak layak pakai, DPRD Dapil NTT 1 sebanyak 6.370 lembar. Juga surat suara DPRD kabupaten Sikka Dapil 3 sejumlah 3.044 lembar.

“Surat suara yang kurang tadi sore baru tiba di kantor KPU Sikka, dan saat ini kami sedang melakukan sortir. Besok sudah bisa diketahui kondisi surat suara tersebut,” ungkapnya.

Selain surat suara, tambah Herimanto, kekurangan formulir lainnya dan amplop juga telah tiba. KPU Sikka berharap, Selasa (16/4) semua logistik suara sudah bisa tiba di kantor PPK.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!