Anak-anak Berkebutuhan Khusus Jadi Prioritas Pemkot Surabaya

SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pengembangan sekolah inklusi bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di sejumlah wilayah di Kota Pahlawan, Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, mengatakan perkembangan anak-anak dengan kebutuhan khusus menjadi bagian dari prioritas Pemkot Surabaya karena banyak dari mereka yang berasal dari keluarga miskin dan beberapa ditinggalkan oleh orang tuanya.

“Untuk membantu mereka, kami mengembangkan 78 sekolah inklusi,” katanya di Surabaya, Senin (1/4/2019).

Selain itu, lanjut dia, ada juga tempat perlindungan sosial untuk melanjutkan kehidupan dan mengembangkan keterampilan bagi anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

Menurut Risma, banyak di antara mereka yang mampu menunjukkan bakat yang luar biasa dalam melukis. “Kami sering meminta mereka untuk melukis potret tamu yang datang dari negara lain, termasuk wali kota dan duta besar,” ujarnya.

Wali Kota Risma percaya bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki bakat serta keterampilan yang berbeda untuk berkembang. Untuk mendukung hal ini, Pemkot Surabaya menyiapkan berbagai pelatihan keterampilan, seperti olahraga, seni, dan musik di ruang publik seperti balai kota dan taman kota.

“Kami memiliki 479 lapangan olahraga yang disediakan secara gratis serta 63 sekolah sepak bola di seluruh kota,” ujarnya.

Lihat juga...