hut

Bawaslu Purbalingga Rekomendasikan PSU di TPS 05 Desa Tangkisan

Editor: Makmun Hidayat

PURBALINGGA — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga merekomendasikan untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 05 Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Pasalnya, ada dua pemilih yang menggunakan hak pilihnya tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Panwascam Mrebet, terkait dua orang pemilih yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan pemilih dari luar daerah yang tidak memiliki formulir A5, namun diperbolehkan untuk mencoblos.

“Di TPS tersebut, satu pemilih teridentifikasi sudah masuk dalam DPT Kabupaten Blora dan tidak memiliki formulir A5, namun diberi kesempatan untuk mencoblos. Dan pemilih satunya, dari hasil penelusuran, tidak terdaftar pada DPT manapun,” jelas Imam Nurhakim, Senin (22/4/2019).

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Imam Nurhakim. – Foto: Hermiana E. Effendi

Kedua pemilih tersebut, merupakan warga Kabupaten Blora dan memiliki KTP elektronik Blora. Pada saat pencoblosan, keduanya diberi dua surat suara yaitu surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta surat suara pemilihan calon anggota DPD.

Menurut Imam, berdasarkan Pasal 372 huruf d Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 65 ayat (2) PKPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum.

Dan Pasal 18 ayat (3) huruf e Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan Perbawaslu Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum.

Menyebutkan, salah satu sebab pemungutan suara wajib diulang adalah jika terdapat pemilih yang tidak memiliki KTP-el, Suket, dan tidak terdaftar di DPT dan DPTb memberikan suara di TPS.

“Jika mengacu pada Pasal 66 PKPU 3 Tahun 2019, KPU yang memutuskan untuk melakukan PSU, jadi kita tunggu saja keputusannya semoga PSU dilakukan dalam waktu dekat, mengingat waktu pelaksanaan PSU paling lama 10 hari setelah hari pemungutan suara, dan hari ini sudah hari ke lima setelah hari pemungutan suara, ” tegasnya.

Imam menegaskan, dalam menjalankan tugasnya, pelaksana pemilu hendaknya berpegang teguh pada aturan yang ada. Jangan sampai hanya karena kenal baik, kemudian diperbolehkan mencoblos, padahal tidak sesuai dengan aturan.

“Semua aturan harus ditaati, karena itu menjadi rambu petugas dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com