Corps Gathering 2019, Sarana Bertukar Pandangan Tentang Jakarta

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menggelar Diplomatic Corps Gathering 2019. Kegiatan digelar bersama para Duta Besar Negara-negara G-20 di Ruang Sunda Kelapa, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. 

Diplomatic Corps Gathering, diadakan setiap dua tahun guna mempererat hubungan diplomatik antara Perwakilan Negara Asing (PNA) di Jakarta dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Kementerian atau lembaga terkait.

“Pada hari ini kami menerima para Duta Besar dari negara-negara yang tergabung dalam G-20. Kita bertukar pandangan tentang apa yang dikerjakan di Jakarta, dan juga bagaimana kita bisa bekerja sama lebih baik,” ujar Anies, Selasa (30/4/2019).

Anies menyebut, Jakarta telah memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka (warga asing). Jakarta telah menjadi salah satu tempat favorit para Diplomat. Pelaksanaan Diplomatic Corps Gathering 2019, menjadi momentum bagi Pemprov DKI Jakarta mendukung hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara sahabat melalui para Duta Besar. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas situasi kontemporer yang terjadi di Indonesia.

“Tentu saja, karena kemarin ada pembicaraan tentang pemindahan Ibukota. Maka itu juga salah satu hal yang ditanyakan oleh para Duta Besar. Jadi bagaimana rencananya? Saya sampaikan itu semua ada di wewenang Pemerintah Pusat, karena keputusannya bukan pada level provinsi tapi pada level pusat, dan ini masih dibicarakan di (tingkat) pusat, tapi mereka bertanya juga soal itu. Kita senang sekali dengan pertemuan tadi. Memperkuat betul-betul hubungan yang selama ini ada dan beberapa potensi kerja sama nanti bisa dikerjakan sama-sama,” tandas Anies.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day), yang dilakukan setiap hari Minggu di Jalan Sudirman-Thamrin. Kegiatan tersebut, sebagai komitmen Jakarta dalam masalah climate change, khususnya sebagai untuk perbaikan kualitas udara.

Dilakukan juga komunikasi mengenai peningkatan aksesibilitas bagi difabel. Seluruh ruang dan fasilitas publik, dapat diakses difabel. Kemudian, penyediaan perumahan melalui skema pendanaan uang muka nol rupiah.  Kemudian program pengembangan dan pengelolaan air bersih, open data (Portal Pemprov DKI Jakarta yang terintegrasi untuk diakses publik atau transparansi), dan peningkatan layanan pengaduan masyarakat melalui open house Kecamatan dan aplikasi Citizen Relation Management (CRM).

Diplomatic Corps Gathering 2019 dibagi menjadi empat sesi. Kegiatannya dilakukan selama April 2019, dengan mengundang total 102 Duta Besar negara sahabat. Turut hadir pula 18 duta besar negara yang tergabung dalam G-20.

Lihat juga...