Dekranasda Balikpapan Didorong Sukseskan Program Satu Desa Satu Produk

Editor: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendorong Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda yang berada di wilayah kabupaten-kota meningkatkan perannya dalam mengembangkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dekranasda dinilai memiliki kedekatan dengan para pelaku UMKM, sehingga lebih memahami persoalan yang dialami pelaku usaha di daerah. Permintaan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Provinsi Kaltim, Meiliana, Selasa (16/4/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Provinsi Kaltim, Meiliana – Foto: Ferry Cahyanti

“Dekranasda di tingkat provinsi dan kabupaten-kota bisa meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) maupun koperasi, sehingga berdaya saing,” kata Meiliana.

Kualitas yang dimaksud bisa berupa kemasan, informasi produk, cara pemasaran, hingga kerjasama dengan pihak lain.

“Produk yang dijual tentunya harus bisa menarik minat calon pembeli. Jika berupa makanan, harus disertai nilai gizi, tanggal kadaluwarsa, serta informasi outlet penjualan dan sebagainya,” imbuh Meiliana.

Pemerintah daerah mendorong keberadaan UMKM melalui program satu desa satu produk dengan istilah one village one product (OVOP). Dari program ini, Pemprov berharap Dekranasda ambil bagian dan mendukung program OVOP.

“Sinergi terus kami bangun dengan berbagai pihak. Tidak hanya dengan Dekranasda kabupaten dan kota. Juga dengan instansi pemerintah di daerah seperti organisasi perangkat daerah teknis,” ujarnya.

Hal tu dilakukan agar terjadi pengembangan produk unggulan dalam suatu desa atau kampung.

“OVOP dilakukan guna meningkatkan kualitas dan daya saing suatu produk atau komoditi unggulan di suatu desa atau kampung, sehingga berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat,” papar Meiliana.

Ia mengharapkan, bupati maupun walikota juga harus memiliki komitmen yang tinggi dalam mendukung optimalisasi kinerja Dekranasda di daerahnya.

Di Balikpapan, Dekranasda setempat telah membangun sebuah galeri khusus produk UMKM. Galeri produk UMKM berada di areal Balikpapan Sport and Convention Center yang biasa digunakan untuk kegiatan-kegiatan berskala internasional.

Pembangunan galeri produk UMKM tersebut bertujuan menambah pangsa pasar pembeli produk kerajinan, makanan, hingga barang-barang berupa cinderamata.

Program ini membantu para pelaku usaha rumahan yang kesulitan memiliki outlet, namun punya produk berkualitas.

“Karena produk mereka dipajang di galeri UMKM, secara otomatis, mereka harus menampilkan karya terbaiknya. Hanya syaratnya cukup ketat,” imbuh Ketua Dekranasda Balikpapan, Arita Rizal Effendi. Galeri UMKM Balikpapan telah berdiri di Balikpapan sejak dua tahun lalu.

Lihat juga...