hut

Dibantu Koperasi “Homestay” Suyatmi Berkembang Pesat

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Dari sejumlah homestay yang ada di Desa Mandiri Lestari Argomulyo Sedayu Bantul, homestay Arjuna milik Suyatmi dikenal sebagai yang paling maju dan berkembang.

Dalam sebulan, homestay yang terletak di Dusun Kemusuk Kidul tersebut bisa didatangi puluhan tamu untuk menginap. Salah satu alasan yang membuat homestay Arjuna paling ramai, karena fasilitasnya yang terbilang jauh lebih komplit dibanding homestay lain.

Selain memiliki fasilitas yang lengkap, Suyatmi juga selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung. Hal tersebut dilakukan dengan terus menerus meningkatkan kualitas layanan.  Meski belum memiliki fasilitas mewah seperti WiFi, AC maupun hitter atau air panas, homestay Arjuna telah memiliki sejumlah fasilitas yang belum dimiliki homestay lain di desa tersebut. Mulai dari empat buah kipas angin, kulkas, dispenser, meja makan, ruang tamu lengkap dengan TV, hingga rak buku dan lemari.

Suyatmi mengaku, secara bertahab membeli sejumlah fasilitas tersebut. Pengadaan dilakukan secara bertahap dengan menyisihkan uang yang didapat dari menyewakan homestay. Dia juga cukup terbantu dengan keberadaan Koperasi Unit Desa (KUD) Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, sebagai pihak yang menaungi usaha homestay di desanya.

Suyatmi salah seorang warga pengelola homestay di Desa Mandiri Lestari Argomulyo Sedayu Bantul – Foto : Jatmika H Kusmargana

“Saat awal merintis usaha itu kita dibantu sejumlah perabot rumah tangga untuk keperluan homestay dari koperasi, dengan cara kredit. Bayarnya dengan mencicil setiap kali ada tamu yang menginap. Itu memang dilakukan Koperasi untuk mempermudah warga mengembangkan usaha homestay-nya,” jelasnya kepada Cendananews., Selasa (30/4/2019).

Suyatmi menyebut, KUD Sahabat Mandiri Sejahtera Argomulyo, juga memberikan kemudahan bagi warga khususnya pengelola homestay dalam hal pemasaran maupun permodalan. Selain ikut mempromosikan, KUD melalui unit simpan pinjam Tabur Puja juga memberikan kesempatan bagi warga untuk mengajukan pinjaman modal.  “Jadi kita bisa pinjam modal untuk mengembangkan usaha yang kita miliki. Walaupun sekarang saya sudah tidak pinjam, tapi ini tentu sangat bermanfaat bagi warga,” katanya.

Meski kini telah menjadi salah satu homestay paling ramai di desanya, Suyatmi mengaku masih belum puas dan masih ingin mengembangkan usahanya. Ia mengaku masih memiliki sejumlah keinginan, seperti menambah fasilitas di homestay miliknya.

“Ke depan saya ingin pasang AC dan WiFi karena ada beberapa tamu yang sempat menanyakan itu. Selain itu saya juga ingin menambah sejumlah suvenir khas Kemusuk seperti misalnya buku, kaos, gelas atau barang lain bergambar Pak Harto. Sehingga ketika ada tamu menginap, bisa membeli,” ungkapnya.

Selama ini, Suyatmi telah melakukan sejumlah inovasi untuk mengembangkan usahanya. Mulai dari mempromosikannya lewat media sosial, menerima tamu dalam jumlah banyak sekaligus, dengan menerapkan sistem ekstra bed, hingga menyediakan makanan atau katering bagi tamu yang menginap.

Lihat juga...