Disabilitas Minta Akses di TPS

Ilustrasi - [Ant]

KARAWANG – Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Karawang, Gufroni Sakari, meminta penyelenggara Pemilu 2019 memperhatikan fasilitas atau akses di TPS bagi kalangan disibalitas.

Akses tersebut dibutuhkan, agar mereka bisa menggunakan hak pilihnya. “Dari sosialisasi yang dilakukan KPU memang disediakan akses untuk disabilitas, tapi dalam pelaksanaannya nanti perlu dicek dan dimonitor,” katanya di sela-sela Deklarasi Pemilu Damai di Kabupaten Karawang, Jabar, Minggu (14/4/2019).

Kalau akses untuk kalangan disabilitas di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) perlu dicek pada saat pelaksanaan. Kemungkinan, belum seluruh TPS menyediakan akses untuk kalangan disabilitas. Sementara dari sosialisasi yang dilakukan KPU sebelumnya disampaikan, seluruh TPS di Pemilu 2019 menyediakan akses untuk kalangan disabilitas.

Jumlah disabilitas di Indonesia secara populasi mencapai 8,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau setara di 22 juta orang. Tetapi yang tercatat sebagai pemilih pada Pemilu tahun ini sekira 1,2 juta orang. Ia berharap sosialisasi yang disampaikan KPU kalau di seluruh TPS di Indonesia bisa diakses kalangan disabilitas tersebut benar. Sehingga kalangan disabilitas bisa ikut berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

Komisioner KPU Karawang, Ikmal Maulana, mengatakan, pada Pemilu 2019, untuk Karawang tercatat ada ribuan disabilitas yang masuk dalam daftar pemilih. Terkait dengan akses disabilitas, disampaikan kalau hampir semua TPS di Karawang telah disediakan alat pencoblosan khusus disabilitas. (Ant)

Lihat juga...