hut

Distribusi Logistik Pemilu, PPK Ketapang Gunakan Perahu Nelayan

Editor: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Satu hari menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan mulai mendistribusikan logistik Pemilu melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Kepala PPK Kecamatan Ketapang, Rusdi Hernovi, menyebut distribusi logisitik pemilu dilakukan menggunakan perahu nelayan dari dermaga pusat pendaratan ikan (PPI) Keramat, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang. Logistik Pemilu tersebut diakuinya akan didistribusikan ke pulau Rimau Balak.

Rusdi Hernovi, Ketua PPK Kecamatan Ketapang Lampung Selatan – Foto: Henk Widi

Rusdi Hernovi menyebut, proses distribusi logistik Pemilu mendapat pengawalan dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Lampung, Polres Lamsel dan Polsek Penengahan.

Distribusi menggunakan perahu nelayan diakuinya merupakan kelanjutan distribusi dari KPU Lamsel ke PPK, Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebanyak lima kotak suara dan perlengkapan di TPS terbuat dari kardus sebelum didistribusikan dikemas menggunakan plastik. Sementara untuk triplek sebagai bilik suara tidak dikemas dengan plastik karena tidak berpotensi basah oleh air laut.

Pengemasan dengan menggunakan plastik disebut Rusdi Hernovi merupakan cara untuk menghindarkan sejumlah logistik Pemilu basah oleh air laut saat proses distribusi. Sejumlah logistik yang dikemas berupa surat suara, kotak suara, tinta dan stempel.

Surat suara yang yang dibawa meliputi surat suara untuk Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten. Selain mendapat pengawalan dari personel polisi, petugas Panwaslu juga ikut memantau pendistribusian di Pulau Rimau Balak tersebut.

“Pulau Rimau Balak menjadi salah satu pulau terluar. Selain pulau Sebesi dengan distribusi logistik harus menggunakan kapal dan antisipasi untuk keamanan logistik menggunakan kemasan plastik,” terang Rusdi Hernovi, ketua PPK Kecamatan Ketapang, saat dikonfirmasi di dermaga Keramat, Selasa (16/4/2019).

Distribusi logistik untuk Pulau Rimau Balak diakuinya diperuntukkan bagi tempat pemungutan suara (TPS) 11 Desa Sumur. Sesuai data jumlah pemilih di pulau tersebut, berjumlah sebanyak 171 orang yang akan menggunakan hak pilih pada pesta demokrasi lima tahunan serentak pada Rabu (16/4) esok hari.

PPK disebutnya sudah berkoordinasi dengan petugas TPS di pulau Rimau Balak tersebut. Pendistribusian logistik di TPS 11 Pulau Rimau Balak merupakan bagian dari logistik yang dikirim ke sebanyak 3.095 TPS di Kabupaten Lamsel.

Suhendra, Ketua panitia pemungutan suara di TPS 11 Desa Sumur menyebut, warga Pulau Rimau Balak berjumlah sekitar 83 kepala keluarga. Sebagian warga yang memiliki hak pilih di wilayah daratan pulau Sumatera sebagian sudah pulang untuk menggunakan hak pilih.

Sebanyak 171 warga yang memiliki hak pilih dan bisa menggunakan hak pilihnya di TPS 11 pada saat pemilihan serentak berlangsung. Ia menyebut saat ini tidak ada kendala dalam penyiapan TPS karena sebelumnya di pulau Rimau Balak sudah menggelar pemilihan gubernur Lampung.

“Kendalanya hanya logistik pemilu dikirim lebih lambat dibanding dengan TPS lain karena melalui jalur laut,” beber Suhendra.

Suhendra juga memastikan, sudah membagikan surat pemberitahuan pemungutan suara atau dikenal dengan formulir C-6 bagi pemilih. Sosialisasi diakuinya sudah dilakukan kepada warga yang sebagian berprofesi sebagai nelayan tangkap di perairan Selat Sunda.

Saat pelaksanaan Pemilu serentak ia telah mengimbau agar warga bisa meluangkan waktu untuk menggunakan hak pilih karena jadwal pemungutan suara dilakukan mulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00.

Kapolsek Penengahan, AKP Enrico Donald Sidauruk, SIK menyebut, personel polisi dikerahkan untuk mengawal pendistribusian logistik.

AKP Enrico Donald Sidauruk, SIK, Kapolsek Penengahan, Polres Lampung Selatan – Foto: Henk Widi

Sebagai salah satu lokasi yang berada di wilayah hukum Polsek Penengahan ia menyebut, pengawalan logistik dilakukan berkoordinasi dengan kapal patroli KP 2003 milik Ditpolair Polda Lampung.

Selain menjamin keamanan pengawalan distribusi logistik Pemilu ia juga memastikan personel polisi akan melakukan pengamanan di sejumlah TPS saat pelaksanaan Pemilu serentak.

Koordinasi dengan sejumlah petugas diakuinya dilakukan untuk memantau gangguan dan hambatan pelaksanaan distribusi logistik Pemilu. Selama proses pendistribusian ia menyebut kondisi cuaca dalam kondisi baik dengan ombak dan angin cukup tenang sehingga memperlancar distribusi logistik Pemilu.

Proses pendistribusian dari dermaga Keramat di Pulau Rimau Balak menggunakan perahu dengan pengawalan dari personel kepolisian membutuhkan waktu sekitar 20 menit.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!