hut

DLHK Denpasar Gencar Sosialisasi Pengurangan Sampah Plastik

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar bersama dinas terkait, gencar melaksanakan sosialisasi Perwali Nomor 36 tahun 2018, tentang pengurangan sampah plastik, ke seluruh lapisan masyarakat hingga perusahaan.

Sekretaris DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menjelaskan, pihaknya melakukan sosialisasi dengan menyasar beberapa lokasi. Di antara sekolah, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, serta usaha laundry yang ada di beberapa kawasan di Denpasar.

Sekretaris DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa. -Foto: Sultan Anshori

Menurut Ida Bagus Putra Wirabawa, sosialisasi dan monitoring oleh DLHK gencar dilaksanakan, guna terus memberikan pemahaman dan edukasi bagi masyarakat, agar mengurangi penggunaan plastik.

“Kemarin, kami telah melakukan monitoring ke salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Denpasar dan beberapa usaha laundry. Ini dilakukan, mengingat sampah plastik kini telah menjadi ancaman bagi keberlangsungan hidup manusia,” ujarnya Rabu, (24/4/2019).

Saat ditanya terkait pelanggar, pihaknya mengaku akan terus melaksanakan pembinaan secara bertahap. Sedangkan disinggung tentang sosialisasi, kali ini pihaknya mengaku sebagian besar masyarakat Kota Denpasar telah menerapkan Perwali Nomor 36 tahun 2018, tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.

Meskipun demikian, pihaknya tidak menampik masih ada outlet yang menggunakan kantong plastik, seperti yang terlihat di Trans Studio Mall Bali. Menurutnya, di outlet tersebut ada 63 outlet, namun yang masih menggunakan kantong plastik sebanyak 24 outlet.

Sosialisasi di mall ini baru pertama kali, maka pihaknya memberikan pembinaan. Jika setelah sosialisasi masih menggunakan kantong plastik, akan dilakukan penegakan, bahkan pengurusan izin usahanya akan dinonaktifkan oleh dinas terkait.

‘’Tindakan seperti ini harus dilakukan untuk mengingatkan masyarakat, bahwa plastik sangat berbahaya bagi kesehatan dan merusak bumi,’’ imbuhnya.

Dalam sosialisasi kali ini, pihaknya juga menemukan beberapa outlet belum ada banner atau baliho yang terpasang. Dengan sosialisasi secara bertahap, pihaknya berharap penggunaan kantong plastik bisa berkurang, bahkan tidak ada lagi.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!