Ekspor Lampung Turun 10,54 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum (Ant)

BANDARLAMPUNG — Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Maret 2019 mencapai 220,06 juta dolar Amerika Serikat mengalami penurunan sebesar 25,93 juta dolar atau 10,54 persen dibandingkan Februari 2019.

“Ekspor Lampung itu dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan 28,14 persen,” kata Kepapa Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Kamis (25/4/2019).

Ia menyebutkan lima golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada Maret 2019 yaitu lemak dan minyak hewan/nabati; batu bara; kopi, teh, dan rempah-rempah; ampas/sisa industri makanan; dan bubur kayu/pulp.

Menurutnya, penurunan ekspor Maret 2019 terhadap Februari 2019 terjadi pada empat golongan barang utama tersebut yaitu bubur kayu/pulp turun 24,53 persen. Kemudian, lemak dan minyak hewan/nabati turun 21,90 persen; kopi, teh, rempah-rempah turun 19,05 persen; dan ampas/sisa industri makanan turun 9,37 persen

“Adapun golongan barang utama yang mengalami peningkatan hanyalah batu bara yang naik 1,34 persen,” ujarnya.

Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada bulan Maret 2019 yaitu ke India yang mencapai 39,87 juta dolar.

Kemudian Tiongkok 22,49 juta dolar, Amerika Serikat 21,97 juta dolar, Korea Selatan 15,39 juta dolar, dan Pakistan 11,86 juta dolar.

“Peranan kelimanya mencapai 50,71 persen,” tambah Yeane. [Ant]

Lihat juga...