Gianyar Gelar Lomba Gender Wayang

Editor: Mahadeva

GIANYAR – Pemkab Gianyar menggelar Lomba Gender Wayang. Kegiatan tersebut, menjadi serangkaian Hari jadi Kota Gianyar ke-248.

Kepala Bidang Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Agung, mengatakan, untuk kali ini, lomba digelar khusus untuk anak-anak. Hal tersebut dikarenakan, kelestarian seni dan budaya harus dimulai sejak usia dini.

Lomba lebih difokuskan kepada anak-anak dibawah umur 15 tahun. Hadir 25 pasang atau 50 peserta, dari berbagai daerah di Gianyar. “Pada hari yang sama, dengan waktu yang berbeda, juga dilaksanakan lomba seni suara dan lomba tari Jauk, dan mekendang tunggal yang juga melibatkan anak-anak dibawah umur 15 tahun,” kata Gede Agung Sabtu, (20/4/2019).

Lomba gender wayang, seni suara dan lomba Jauk mekendang tunggal anak-anak dibawah usia 15 tahun, sangat positif dalam upaya melestarikan kebudayaan. “Karena ini juga dapat menguatkan jati diri Gianyar sebagai daerah seni budaya,” terangnya.

Terselenggaranya lomba yang difokuskan ke anak-anak usia dini tersebut, tidak terlepas dari kontribusi tokoh seniman, baik gender wayang, maupun Jauk mekendang tunggal di Gianyar. Para seniman tersebut, masih aktif membina bibit baru generasi muda.

Lomba juga untuk menggali potensi seniman cilik, sebagai generasi penerus. Mereka diharapkan dapat menjaga serta memelihara kesenian Bali.  Peserta lomba gender, Gede Eka Putra Nugraha, dari Sanggar Lulut Batuyang, Desa Batubulan Kangin, mengaku senang bisa ikut lomba gender. Dirinya sejak kecil senang memainkan gender wayang, dan ikut sanggar.

“Melalui lomba saya bisa mengasah kemampuan dan berusaha menampilkan terbaik,” ungkap Gede Eka Putra, yang sejak umur lima tahun mulai belajar gender dari sang kakek, I Ketut Muka dan I Ketut Kutat.

Peserta lain, Made Ari Duta Nugraha, dari sanggar yang sama mengharapkan, lomba gender bisa secara rutin dilaksanakan. Tidak hanya menunggu Hari Jadi Kota Gianyar. “Kegiatan ini semestinya harus rutin dilakukan, sebagai komitmen kita untuk terus menumbuh kembangkan semangat untuk menjaga seni dan budaya,” pungkas Nugraha.

Lihat juga...