Gubernur DKI Tinjau Pulau Sabira

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Gubernur DKI, Anies Baswedan meninjau sejumlah fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, guna memastikan pembangunan di pulau tersebut telah terlaksana dengan baik. Terutama, terpenuhinya kebutuhan dasar listrik, air bersih, dan transportasi antar pulau. 

“Pulau Sabira adalah pulau terdepan di Ibu Kota Jakarta. Jadi, tujuan hari ini adalah melihat kemajuan yang sudah dilaksanakan dalam beberapa waktu ini. Kita bersyukur, bahwa masyarakat pun merasakan kebahagiaan akibat konektivitas yang lebih baik, kebutuhan dasar air dan listrik yang lebih baik. Insyaallah dengan begitu, mereka akan bisa lebih sejahtera di tempat ini,” kata Anies, di Pulau Sebira, Kepuluan Seribu, Selasa (16/4/2019).

Menurutnya, pelayanan listrik sudah 24 jam untuk warga Pulau Sebira sejak awal Januari 2019 lalu. “Alhamdulillah, mulai 1 Januari (2019), listrik beroperasi 24 jam di tempat ini, maka di siang hari pun kegiatan produktif warga bisa menggunakan listrik,” ujar Anies.

Selain itu, Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) menjadi alat andalan pemerintah setempat, untuk mengolah air payau menjadi air minum, sehingga kebutuhan air bersih warga pun mampu terpenuhi dengan baik.

“Lalu, penyediaan air bersih yang semula dikelola oleh masyarakat saja, sekarang dikelola oleh pemerintah, dan volume produksinya menjadi jauh lebih tinggi. Untuk connectivity (transportasi antarpulau), kita menyiapkan kendaraan dari Dinas Perhubungan seminggu tiga kali yang bisa menjangkau ke Sabira dalam waktu dua jam, mulai bulan Februari kemarin,” ujarnya.

Dia menegaskan, hal yang tidak kalah penting ialah warga merasa diakui oleh pemerintah. Dalam arti, warga di Pulau Sabira merasa bukan saja pembangunan di wilayahnya telah berjalan dengan baik, tetapi juga perhatian dan hubungan terbangun dengan baik dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten.

“Mereka tadi menyampaikan, Gubernur terakhir datang ke sini tahun 85 atau 89-an, berarti (sekitar) 30 tahun yang lalu. Ini yang tadi saya sampaikan, mereka adalah bagian dari kami. Karena itu, sudah seharusnya kita di Pemprov DKI, dari mulai jajaran Gubernur sampai dengan Bupati dan jajarannya, itu rutin datang ke tempat ini. Pak Bupati alhamdulillah selama bertugas di sini mungkin beliau termasuk yang paling banyak, sudah lima kali datang ke Pulau Sabira ini,” jelasnya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu, mengaku tak ingin Pulau Sebira, Kabupaten Kepulauan Seribu menjadi wilayah bagian DKI Jakarta yang tertinggal. Meski letaknya paling jauh jika diukur dari Balai Kota Jakarta, namun pembangunannya tak boleh kalah dibanding wilayah lain.

“Dulu, perjalanan dari Jakarta ke Sebira butuh waktu delapan jam. Alhamdulillah sejak Februari, perjalanan ke sini dapat ditempuh dalam waktu dua jam,” ujarnya.

Anies menambahkan, waktu tempuh dua jam itu dapat tercapai karena Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan menyiapkan kapal setiap tiga hari dalam seminggu sebagai transportasi masyarakat.

“Tadi, saya sempat ngobrol ke beberapa warga, dan mereka menyampaikan, betapa berubahnya kehidupan mereka ketika bisa menempuh waktu hanya dua jam ke Jakarta. Dulu, istilahnya sampai ke Kamal Muara saja lama sekali,” tambahnya.

Anies memastikan, jajarannya akan terus memperhatikan kebutuhan warga yang ada di kepulauan, dan akan membangun hubungan yang lebih baik dengan warga.

Dalam kunjungannya tersebut, Anies juga didampingi Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos, serta Ketua KPU Kepulauan Seribu, Murhofik.

Sejak pagi hingga sore, Anies berkantor di Pulau Sabira, yang merupakan pulau terluar dan wilayah paling utara dari Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Sesampainya di sana, Anies berkeliling dan bertemu dengan sekumpulan anak yang tengah belajar. Bersama sang istri, Anies pun menyapa anak-anak tersebut.

“Sekolah ini kalau pagi dipakai untuk SD, kalau siang SMP. Jadi satu atap semua, ya?” tuturnya.

Terlihat kagum, Anies pun melanjutkan jalannya ke SD-SMP Satu Atap 02 Pulau Sabira. Tidak lama, Anies terlihat penasaran untuk bertegur sapa dengan siswa kelas 6 yang tengah belajar.

Lihat juga...