HUT ke-44, TMII Berikan Tiket Masuk Gratis 

Editor: Koko Triarko

Ketua Umum Panitia HUT ke-44 TMII, Eri Subada. -Foto: Sri Sugiarti

JAKARTA – Merayakan hari ulang tahun yang ke-44, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan memberikan harga tiket khusus bagi pengunjung. Ketua Umum Panitia HUT ke-44 TMII, Eri Subada, mengatakan, bagian dari perayaan HUT, manajemen akan memberikan diskon tiket masuk pada 20 April 2018, mulai pukul  pukul 06.00-22.00 WIB.

“Tiket masuk TMII gratis bagi semua pengunjung, sedangkan kendaraan tetap bayar sesuai ketentuan,” ujar Eri, pada konferensi pers di ruang perpustakaan TMII, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Manajemen TMII juga memberikan harga khusus per tiket berlaku untuk dua orang di seluruh wahana unit rekreasi, mulai pukul 09.00-16.00 WIB. Diskon ini sebagai upaya untuk memanjakan pengunjung.

Ada pun target pengunjung pada HUT ke-44 TMII, kata Eri, sebanyak 400 ribu. Perayaan HUT, dimulai pada 19-21 April 2019.

Menurutnya, pada 17 April Pilpres, lalu 19 April tanggal merah dipastikan orang ingin rekreasi. Begitu juga pada Sabtu, 20 April 2019 diberlakukan tiket masuk gratis untuk semua pengunjung.

“Pada 20 April bisa hampir 100 ribu lebih. Jadi, tiga hari itu dipastikan lebih 400 ribu pengunjung,” ujarnya.

Untuk mencapai target pengunjung itu, jelasnya, manajemen TMII menyuguhkan berbagai kegiatan. Seperti, pagelaran budaya, pameran museum, expo nusantara, kuliner nusantara, dan masih banyak lagi.

Eri berharap, masyarakat di seluruh wilayah Jakarta ikut melestarikan budaya Indonesia dengan berkunjung ke TMII, menyaksikan pagelaran ragam kebudayaan tradisional.

Dalam pengembangannya, TMII akan terus berinovasi dalam upaya pelestarian seni budaya bangsa. Apalagi dengan gejolak tahun politik, menurut Eri, TMII merupakan momentum bagaimana kita selaku bangsa yang besar bersatu padu tidak ada terpecah belah.

“Inilah TMII, sarana pemersatu bangsa. Bayangkan, di TMII ada ragam budaya dari Sabang sampai Merauke, ada 34 provinsi anjungan daerah. Ada enam rumah ibadah. Ini salah satu bentuk, bahwa bagaimana negara ini mengapresiasi keanekaragaman ini,” jelasnya.

Karena itu, lanjut dia, manajemen TMII konsentrasi dengan kebhinekaan. Karena satu sisi sejalan dengan ini, Eri berharap, dengan ada Pilpres tidak terpecah belah.

“Siapa pun pemimpin yang terpilih, itulah yang terbaik bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dia menjelaskan, budaya adalah akar dari semua kegiatan masyarakat Indonesia. Sehingga, TMII akan selalu mengedepankan budaya, tidak masuk dalam kancah politik.

Hal ini sesuai dengan dengan visi-misi TMII adalah pelestarian dan pengembangan budaya bangsa. Sehingga, manajemen TMII berkomitmen untuk memperjuangkan khazanah budaya Indonesia.

“Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto memberi amanah, agar semua lapisan masyarakat bisa menikmati semua wahana TMII. Mereka mengenal budaya bangsanya. Tiket gratis ini juga amanah dari Ibu Tien Soeharto,” pungkasnya.

Lihat juga...