hut

Infrastruktur Pendidikan di Pulau Terluar Ternate Masih Tertinggal

Ilustrasi -Dok: CDN

TERNATE – Dewan Pendidikan Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), meminta pemerintah kota setempat memperhatikan infrastruktur pendidikan di pulau terluar, khususnya di Pulau Batang Dua yang saat ini masih sangat terbatas.

“Terbatasnya infrastruktur pendidikan di Pulau Batang Dua itu, mengakibatkan proses belajar mengajar di semua jenjang sekolah di pulau itu, baik SD, SMP maupun SMA belum berjalan seperti yang diharapkan,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Ternate, Asghar Saleh, di Ternate, Sabtu (13/4/2019).

Dalam pelaksanaan ujian nasional SMP dan SMA, misalnya, seluruh SMP dan SMA di Pulau Batang Dua belum bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), karena belum memiliki komputer dan belum terjangkau layanan internet.

Ia juga meminta Pemkot Ternate untuk menaikkan alokasi Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) di seluruh pulau terluar di Kota Ternate, karena beban operasional yang harus dibiayai oleh Bosda jauh lebih besar jika dibandingkan dengan sekolah yang ada di pusat Kota Ternate.

Khusus untuk sekolah di Pulau Batang Dua, jika operator sekolah ingin memasukkan berbagai data sekolah dalam data pokok pendidikan (dapodik) dalam internet, mereka harus ke kota Ternate dan itu membutuhkan biaya transpor yang cukup mahal.

Hal lain yang juga menjadi perhatian Pemkot Ternate, menurut Asghar Saleh, adalah kesejahteraan tenaga pengajar di pulau terluar, terutama untuk tenaga honor, karena banyak yang belum diakomodir dalam pegawai tidak tetap (PTT) Pemkot Ternate, sehingga tidak mendapatkan honor dari pemkot.

Para guru honor itu selain harus diakomodir sebagai PTT agar bisa mendapat honor setiap bulan, juga sebaiknya diberikan semacam insentif guru daerah terpencil, sehingga mereka ada tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Apa pun alasannya, para guru honorer itu telah berperan membantu mengatasi keterbatasan tenaga guru di sekolah, sehingga pemkot harus memperlakukan mereka secara bijak, terutama dari segi kesejahteraannya,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...