hut

Jajaran POLDA Sumsel Awasi Pergerakan Kota Suara

Ilustrasi -Dok: CDN

PALEMBANG – Jajaran POLDA Sumatra Selatan yang tersebar di 17 kabupaten dan kota, berupaya mengawasi secara ketat pergerakan kotak suara pascapemungutan suara Pemilu, pada 17 April 2019.

“Pergerakan surat suara dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat kelurahan dan desa, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga ke KPU kabupaten/kota akan diawasi secara ketat, sehingga bisa dicegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, di Palembang, Kamis (18/4/2019).

Kotak suara yang berisi dokumen hasil pemungutan suara di TPS, perlu dilakukan pengamanan, sehingga dapat dicegah terjadinya gangguan yang dapat merusak dokumen tersebut.

“Untuk melakukan pengamanan tersebut, pihaknya menempatkan petugas saat dilakukan pergerakan kotak suara dan di lokasi penyimpanannya,” katanya.

Menurut Kapolda, suara rakyat harus dijaga dan jangan sampai ada yang bisa melakukan tindakan mengubah atau merusak hasil Pemilu yang diperoleh dari TPS.

“Jangan ada yang coba-coba menganggu hasil Pemilu yang saat ini dalam tahap pergerakan ke tingkat PPK, untuk dilakukan rekapitulasi penghitungan tingkat kecamatan,” ujarnya.

Calon anggota legislatif dari 16 partai politik maupun pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin atau nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, diminta untuk sama-sama mengawal hasil Pemilu.

“Siapa pun yang terbukti mencoba mengganggu tahapan Pemilu yang sejauh ini berjalan dengan baik, pihaknya akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Kapolda. (Ant)

Lihat juga...