Jakarta Luncurkan “English for Jakarta”

Editor: Mahadeva

387

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta resmi meluncurkan Program Pelatihan English for Jakarta. Program pelatihan tersebut diperuntukkan bagi guru Bahasa Inggris dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov DKI Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan, agenda pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik. Namun, juga kemampuan literasi dan pembangunan karakter.

Melalui pelatihan Bahasa Inggris tersebut, diharapkan kompetensi dan kemampuan Bahasa Inggris para Guru Bahasa Inggris dan ASN meningkat lebih baik. Sehingga, dapat menyiapkan masyarakat Jakarta yang mampu menguasai bahasa internasional.

“Saya perlu menyiapkan populasi (masyarakat) kita untuk bisa berbahasa Inggris. Masyarakat di Ibu Kota perlu menguasai bahasa internasional dengan baik. Agar pengalaman dan pengetahuan Jakarta bisa disampaikan ke dunia internasional, dan bisa menyerap informasi dari berbagai tempat,” ujar Anies, Kamis (25/4/2019).

Program pelatihan tersebut saat ini menyasar 120 guru maupun ASN. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari proses pembangunan melalui pendidikan. “Kita (juga) ingin masyarakat internasional yang datang ke Jakarta mereka merasakan kota yang warganya bisa menyambut dalam bahasa internasional. Buat ASN, saya ingin semua pegawai memiliki kemampuan untuk bisa berkomunikasi dengan dunia internasional,” ungkapnya.

Penguasaan Bahasa Inggris sangat diperlukan, untuk pengembangan pribadi, serta mengantarkan peserta didik dapat lebih bersaing di kancah global. Pelatihan English for Jakarta menggabungkan teknik tatap muka serta pelatihan online dari para pakar. Peserta pelatihan akan mempelajari berbagai strategi, metode, serta materi yang kreatif, inovatif, dan terkini.

Program peningkatan kapasitas English for Jakarta mengintegrasikan penggunaan materi belajar dan mengajar yang telah dirancang khusus. Ada empat kemampuan yang terdiri dari situs web, yaitu LearnEnglish untuk anak-anak beserta orang tua, LearnEnglish Trend untuk remaja dan LearnEnglish untuk profesional dan mahasiswa, serta Teaching English untuk guru.

Semuanya berisi materi pendukung pengajaran dan pengembangan pedagogik. “Penguasaan bahasa Inggris sangat diperlukan oleh para guru untuk mengembangkan pribadi dan murid-murid,” tambah Anies.

Dubes Inggris untuk Republik Indonesia, Moazzam Malik, menuturkan, penguasaan terhadap bahasa-bahasa di dunia, termasuk Bahasa Inggris sangat penting. Terlebih, komunikasi di dunia internasional biasa menggunakan Bahasa Inggris.

“Kami ingin terus memperluas kerja sama dengan Pemprov DKI, salah satunya melalui program peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa Inggris,” tandasnya.

Direktur British Council Indonesia, Paul Smith, menegaskan, kerja sama dengan Pemprov DKI merupakan program kelanjutan komitmen meningkatkan kapasitas Bahasa Inggris guru di Indonesia. Pelaksanaanya memalui program Training of Trainers.

Lihat juga...