Kebersihan di Bekasi, Menjadi Tanggungjawab Bersama

Editor: Mahadeva

169

BEKASI – Masyarakat harus ikut bertanggungjawab atas kebersihan lingkungan. Masyarakat harus mulai peduli terhadap sampah dan menanamkam pada diri sendiri pemahaman untuk tidak membuang sembarangan.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengajak warga ikut bertanggungjawab soal kebersihan diwilayah setempat. Hal itu disampaikan dalam diskusi soal kebersihan di pasar Alam Vida Bekasi – Foto M Amin

Termasuk upaya memproses sampah dengan memisahkan antara sampah basah dan kering, untuk keperluan daur ulang menjadi barang bermanfaat. “Saya, mengajak masyarakat untuk peduli sampah, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di diskusi Kota Bekasi Bersih di Pasar Alam Vida Bekasi, Minggu (14/4/2019).

Jika kesadaran itu tidak ditanamkan sejak dini, maka tumpukan sampah akan menimbulkan bau tidak sedap dan pemandangan yang kumuh. Apalagi, lahan di TPST Bantargebang semakin berkurang. Tri menyebut, memilah sampah bagian dari ibadah. Mengelola sampah dengan baik, akan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Manfaat lain, akan meringankan beban petugas kebersihan dalam memilah sampah organik dan anorganik.

“Kalau kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan belum tertanam, maka Bekasi, bisa menjadi tempat sampah terpanjang di dunia, karena hobi buang sampah sembarangan,” tandasnya.

Masyarakat ikut memiliki rasa tanggung jawab mengenai persoalan sampah, sehingga impian menjadian Bekasi sebagai  Kota yang bersih, sehat dan indah bisa terwujud. “Saat ini, lahan TPA terbatas, dan untuk mencari lokasi  TPA baru sangat sulit. Misalkan ada lahan tetapi belum tentu penduduk sekitar lokasi mau memberi izin lingkungannya dijadikan tempat pembuangan sampah baru,” tandasnya.

Pemerintah saat ini melakukan berbagai terobosan untuk mengatasi sampah di Kota Bekasi. Dari mulai program bank sampah, dan alternatif lain, seperti menjadikan sampah sebagai bahan bakar, meski masih dalam tahap ujicoba. “Sebenarnya, Bekasi menjadi tempat percontohan daerah lain dalam pengelolaan sampah. Untuk itu masyarakat harus mendukung dan ikut merasa bertanggungjawab terkair sampah. Sehingga tahun ini Kota Bekasi bisa meraih Adipura,” pungkasnya.

Lihat juga...