hut

Kegiatan PKK Diminta Cerminkan Ibu Sebagai Anak Bangsa

Editor: Koko Triarko

MALANG – Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan, peran seorang perempuan sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan, agama Islam menempatkan perempuan sebagai tiang negara. Peran penting tersebut juga diwujudkan dalam organisasi kemasyarakatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), sebagai wadah perempuan untuk turut berpartisipasi  dalam pembangunan Indonesia.

“Saat ini yang mendorong perempuan untuk maju adalah dari kesiapan diri sendiri. Terutama kesiapan mental Ibu-ibu dalam menghadapi era, di mana banyak informasi hoaks yang tersebar,” ujarnya, saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Hari Kartini di Kartini Imperial Ballroom, Rabu (10/4/2019).

Wali Kota Malang, Sutiaji, memberikan sambutan dalam acara HKG PKK –Foto: Agus Nurchaliq

Menurutnya, begitu deras informasi hoaks yang beredar. Berita A menjadi B, berita B menjadi F, bahkan untuk mencari ujung informasinya sangat sulit. Hal inilah yang akan mencabik-cabik keutuhan bangsa.

“Untuk itu, Ibu-ibu, mari HP kita gunakan untuk hal-hal yang positif. Jangan digunakan untuk menyebar berita hoaks. Terlebih sebentar lagi akan ada pemilu,” tuturnya.

Ia pun berpesan, beda pilihan dalam sebuah demokrasi adalah sebuah keniscayaan. Tapi, jangan sampai dengan beda pilihan tersebut, membuat persatuan dan kesatuan menjadi tercabik-cabik.

Lebih lanjut, Sutiaji meminta agar setiap kegiatan PKK bisa mencerminkan jati diri Ibu-ibu sebagai anak bangsa, yang mempunyai jiwa patriotisme dan mental yang kuat.

“Karena tidak menutup kemungkinan ketika mentalitas tidak terbangun dengan baik, maka saya yakin sebentar lagi kita akan punah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, menyampaikan, bahwa PKK memiliki sepuluh program pokok yang pada intinya merupakan kebutuhan dasar manusia, yakni penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tatalaksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.

“Peningkatan daya kreativitas dan inovasi dalam pengembangan program-program PKK, agar selaras dengan garis kebijakan program pemerintah bisa tercapai melalui karsa, inisiatif dan ketekunan,” ujarnya, saat membacakan pidato dari Ketua TP PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.

Pada kesempatan itu, Widayati Sutiaji manyampaikan, PKK kota Malang akan segera membentuk koperasi simpan pinjam yang beranggotakan seluruh anggota PKK kota Malang.

“Pada 2020, kami targetkan koperasi ini harus sudah terbentuk. Nantinya koperasi dikelola oleh PKK kota Malang yang anggotanya merupakan seluruh anggota PKK kota Malang,” jelasnya.

Menurutnya, koperasi itu dibentuk utamanya untuk bisa mengangkat UMKM yang ada di kota Malang.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!