KPU Banyumas: Santunan Petugas Meninggal Masih Dirapatkan

Editor: Koko Triarko

401

PURWOKERTO – Pesta demokrasi yang baru saja usai. menyisakan duka bagi masyarakat Banyumas. Satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan dua orang petugas Linmas yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), meninggal dunia akibat kelelahan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas, Imam Arif Setiadi, menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya para petugas penyelenggara pemilu tersebut. Ia juga mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan langsung duka citanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas, Imam Arif Setiadi -Foto: Hermiana E. Effendi

“Kita sangat berduka, dedikasi para pejuang demokrasi ini luar biasa, meskipun lelah, mereka tetap berusaha untuk menyelesaikan tugas – tugasnya,” katanya, Senin (22/4/2019).

Lebih lanjut, Imam Arif menjelaskan, anggota KPPS yang meninggal dunia, yaitu Ibu Sopiah, yang bertugas di TPS 09 Desa Banjarsari Kidul, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Ia mengalami kecelakaan, sehari setelah menyelesaikan tugasnya di TPS.

“Beliau ini luar biasa, saat pencoblosan bekerja seharian, mulai Rabu (17/4) pagi sampai Kamis (18/4) pagi, proses perhitungan baru selesai. Dalam posisi tidak tidur semalaman, almarhum langsung mengirim kotak suara ke PPS Banjarsari Kidul. Dan, almarhum mengalami kecelakaan pada Kamis sore, diduga karena kelelahan kemudian menabrak mobil dan meninggal dunia,” terangnya.

Sementara dua anggota Linmas yang meninggal dunia, yaitu Sudiran, anggota Linmas yang bertugas di TPS 01, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon dan Slamet, anggota Linmas yang bertugas di TPS 09 Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat.

Sudiran meninggal dunia pada Jumat (19/4), setelah mengeluh sakit perut dan kelelahan. Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Ajibarang, namun nyawanya tidak tertolong.

Terakhir, Slamet, anggota Linmas Kelurahan Kober ini meninggal dunia pada Minggu (21/4). Hasil analisa dokter menyatakan, pembuluh darah otak kiri pecah, karena faktor kelelahan. Hingga hari ini, rumah duka di Gang Sukun, Kelurahan Kober, masih banyak didatangi warga yang menyampaikan duka cita.

Terkait santunan untuk petugas yang meninggal dunia ini, Imam Arif menyatakan, dari KPU RI masih dirapatkan.

Lihat juga...