KPU NTT Masih Kekurangan 808 Ribu Surat Suara

Editor: Mahadeva

278

KUPANG – Kekurangan surat suara di beberapa kabupaten dan kota di NTT, hingga H-3 pemungutan suara masih belum datang. Padahal pendistribusian logistik pemilu oleh KPU kabupaten dan kota sudah mulai dilakukan.

“Kekurangan surat suara sudah kami sampaikan sejak beberapa waktu lalu. Kami optimis surat suara  bisa segera tiba, agar segera didistribusikan ke KPU kabupaten dan kota,” ujar ketua KPU provinsi NTT, Thomas Dohu, Minggu (14/4/2019).

Thomas menyebut, banyak pihak termasuk KPU di kabupaten dan kota khawatir, kalau surat suara belum tiba. Jumlah surat suara yang rusak terbanyak untuk DPR RI dan DPRD Provinsi Daerah Pemilihan (Dapil) 2, 6 dan 8. “Kami masih optimis surat suaranya tiba sebelum 17 April 2019. Namun kami khawatir, waktu pendistribusian ke kabupaten dan kota sangat mepet, apalagi jangkauan dan moda transportasi terbatas,” ungkapnya.

KPU NTT, masih terus berkomunikasi dengan KPU RI, agar kekurangan surat suara bisa segera tiba. Ada beberapa opsi yang telah disiapkan apabila surat suara tidak tiba. “Sampai saat ini kami masih terus melakukan komunikasi dengan KPU RI. Kita, masih berharap mudah-mudahan sebelum Rabu (17/4/2019) surat suara sudah tiba di kabupaten dan kota,” terangnya.

Ketua KPU kabupaten Sikka, Fery Soge. Foto : Ebed de Rosary

Ketua KPU kabupaten Sikka, Fery Soge, menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan KPU NTT mengenai kekurangan surat suara. Dirinya juga berharap, surat suara bisa datang pada Senin (15/4/2019). “Meskipun masih kurang, kami terus berharap agar surat suara yang sisa masih bisa dikirim minimal besok. Untuk mengantisipasinya kami prioritaskan surat suara yang akan dikirim ke wilayah kepulauan,” tuturnya.

Fery menjelaskan, pengiriman pada Sabtu (13/4/2019) dilakukan untuk 160 kotak  logistik. Dikirim untuk  Kecamatan Alok dan Alok Timur. Logistik diangkut menggunakan dua unit truk milik PT Pos Giro Maumere dari Gudang KPU Sikka.

Sementara, untuk pengriman ke pulau, dilakukan melalui dermaga di Nangahale menggunakan perahu motor. “Untuk kecamatan Alok meliputi desa Pamana sebanyak 45 kotak suara di sembilan TPS. Desa Gunung Sari 20 kotak suara pada 4 TPS serta desa Semparong 15 kotak suara untuk 3 TPS,” terangnya.

Sedangkan untuk Kecamatan Alok Timur meliputi desa Parumaan sebanyak 30 kotak suara untuk 6 TPS dan Desa Kojagete 25 kotak untuk 5 TPS. Desa Kojadoi sejumlah 25 kotak suara untuk 5 TPS. “Hari ini pengiriman logistik untuk pulau Palue kecamatan Palue. Pengiriman dilakukan menggunakan truk dari KPU Sikka menuju marole di kecamatan Ende. Dari situ baru menggunakan dua kapal motor ke Palue,” pungkasnya.

Lihat juga...