Lahan Kacang Hijau di Kangae Mulai Berbuah

Editor: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Penanaman kacang hijau di kecamatan Kangae yang merupakan kecamatan dengan produksi jagung dan kacang hijau terbesar di kabupaten Sikka, membuahkan hasil lumayan. Rata-rata tanaman kacang hijau tumbuh subur dan mulai berbuah.

“Saya mulai menanam kacang hijau pertengahan bulan Februari 2019. Diperkirakan akan panen awal bulan Mei 2019 nanti,” sebut Kristina Nona, salah satu petani jagung dan kacang hijau di desa Langir, kecamatan Kangae, Senin (22/4/2019).

Dikatakan Kristina, penanaman kacang hijau agak terlambat karena musim hujan tidak menentu. Dirinya mengaku, menanam jagung awal Desember 2018 sehingga bulan Februari sudah mulai menanam kacang hijau saat jagung mulai berbunga.

Kristina Nona, salah seorang petani di Desa Langir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Foto: Ebed de Rosary

“Kalau hujan bagus maka bulan November sudah tanam jagung dan pertengahan Desember sudah tanam kacang hijau. Dengan begitu maka awal Maret sudah mulai memanen kacang hijau,” tuturnya.

Kristina bersyukur sebab saat menanam kacang hijau, curah hujan juga lumayan bagus sehingga kacang hijau tumbuh subur.

Setelah kacang hijau mulai tumbuh, hujan pun terus turun hingga kacang hijau mulai besar dan siap berbunga.

“Ketika kacang hijau mulai berbunga hujan pun tidak turun sehingga tidak mengalami kerusakan. Saya perkirakan tahun ini panen kacang hijau lebih bagus dibanding tahun lalu,” ungkapnya.

Ignatius Iking, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) mandiri kecamatan Kangae yang juga seorang petani menyebutkan, rata-rata penanaman kacang hijau mulai dilakukan akhir bulan Februari atau awal Maret.

“Kalau saat hujan lebat terlambat menyiangi rumput, maka pemupukan jagung pun terlambat. Dengan demikian maka waktu penanaman kacang hijau juga terlambat. Kacang hijau biasanya ditanam bulan Februari atau awal Maret, saat jagung sudah mulai besar,” terangnya.

Penanaman kacang hijau untuk dataran tinggi, tegas Iking, harus lebih awal. Sebab tanahnya kering dan tidak terlalu subur. Sedangkan untuk dataran rendah sudah harus ditanam awal Maret. Kacang hijau  kalau sudah berbunga tidak boleh kena hujan lebat, karena buahnya akan rusak.

“Rata-rata umur tanaman kacang hijau berkisar antara 60 sampai 80 hari baru bisa dipanen. Tapi semua itu tergantung pada pemupukan dan curah hujan saat kacang hijau mulai tumbuh,” sebutnya.

Dengan luas lahan jagung di kecamatan Kangae mencapai 700 hektare, jelas Iking, diperkirakan yang ditanami kacang hijau sekitar 600 hektare. Banyak juga yang menanam kacang tanah tetapi di desa Langir dan Habi banyak petani lebih memilih menanam kacang hijau.

Disaksikan Cendana News, lahan kacang hijau yang berada di desa Langir dan Habi rata-rata sudah mulai berbuah. Batang kacang hijau pun terlihat subur karena beberapa kali diguyur hujan setelah jagung selesai dipanen di bulan Februari dan awal Maret.

Rata-rata tinggi tanaman kacang hijau berkisar antara 30 hingga 40 sentimeter. Hanya sebagian kecil saja petani yang tidak menanam kacang hijau dan memilih menanam kacang tanah.

Lahan pertanian di Kangae berpasir dan cocok untuk ditanami kacang hijau serta kacang tanah. Apalagi Kangae berada di dataran rendah dan jarak terdekat dengan laut sekitar 300 meter saja.

Lihat juga...