Libya Tembak-Jatuh Jet Pasukan Haftar

Tentara dari pasukan Libya timur berada di Ain Zara, selatan Tripoli, Libya, Kamis (11/4/2019). (Foto Ant)

TRIPOLI – Pemerintah Libya, yang didukung PBB mengumumkan telah menembak-jatuh satu jet tempur milik Jenderal Khaliga Haftar, pasukan yang berpusat di Libya Timur dan melancarkan serangan ke Ibu Kota Libya, Tripoli.

Jet tempur milik pasukan Jenderal Khaliga Haftar tersebut, ditembak jatuh di Lembah Ar-Rabi. “Tepatnya di sebelah selatan Tripoli,” kata Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) di akun media sosial mereka Senin (15/4/2019).

Pernyataan itu tak mengatakan mengenai kondisi pilot jet yang tertembak. Dan pasukan Haftar, belum mengeluarkan komentar apapun mengenai hal tersebut. Pada 4 April, Haftar melancarkan serangan untuk merebut Tripoli, tempat pasukan Libya yang didukung PBB berpusat.

Sejak penggulingan presiden Muammar Gaddagfi pada 2011, dua pemerintah telah muncul di Libya. Satu di Libya Timur dan satu lagi di Tripoli, yang mendapat dukungan PBB. Kekhawatiran meningkat mengenai perang saudara baru di Libya, setelah anggota milisi yang bersekutu dengan Pemerintah Tripoli menangkap banyak prajurit dari pasukan saingannya, yang tangguh.

Sementara itu Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memperingatkan, Dia akan mengakhiri kunjungan ke negeri yang disebutnya terpecah-belah tersebut. Orang yang ditangkap adalah petempur Tentara Nasional Libya (LNA) di bawah Haftar, telah memerintahkan serangan ke Tripoli. Dalam sebuah tindakan mengejutkan, yang menandai peningkatan berbahaya pergolakan kekuasaan yang telah berlarut sejak penggulingan Gaddafi pada 2011.

Guterres menyatakan, pertemuan penting dengan komandan Libya Timur, Panglima Lapangan Khalifa Haftar tidak menghasilkan jaminan dari orang kuat tersebut, untuk menghindari peningkatan ketegangan. “Saya meninggalkan Libya dengan berat hati dan sangat prihatin. Saya masih berharap bahwa mungkin untuk menghindari bentrokan berdarah di Tripoli dan sekitarnya. PBB berkomitmen untuk memfasilitasi penyelesaian politik dan, apa pun yang terjadi, PBB berkomitmen untuk mendukung rakyat Libya,” kata Guterres dalam cuitan di akun media sosialnya. (Ant)

Lihat juga...