Lima TPS di Sikka Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Editor: Satmoko Budi Santoso

234

MAUMERE – Dari 894 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 21 kecamatan dan 160 desa dan kelurahan yang ada di kabupaten Sikka, 5 TPS menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Ada 5 TPS yang melakukan Pemungutan Suara Ulang. Tiga TPS dengan nomor yang sama yakni 5 berada di desa Watumilok, Watuliwung dan Tanaduen. Ketiga desa ini berada di kecamatan Kangae,” sebut juru bicara KPU kabupaten Sikka, Herimanto, Senin (22/4/2019).

Saat ditemui Cendana News di kantor KPU Sikkka, Herimanto, menyebutkan, 2 TPS lainnya yang juga menyelenggarakan pemungutan suara ulang berada di TPS 10 kelurahan Kota Baru, kecamatan Alok Timur. Satu TPS lainnya yakni TPS 2 di desa Nita, kecamatan Nita.

“Sementara itu 5 TPS yang menyelenggarakan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) berada di desa Nangahale TPS 1 sampai 3 dan desa Lewomada TPS 3 dan 5. Kelima TPS ini berada di kecamatan Talibura, wilayah timur kabupaten Sikka,” terangnya.

Pemungutan Suara Ulang dan Pemungutan Suara Lanjutan ini, kata Herimanto, akan dilaksanakan pada hari Sabtu (27/4/2019) di masing-masing TPS. Untuk itu, KPU Sikka akan menyediakan semua logistik pemilu untuk didistribusikan hari Jumat (26/4/2019).

“Kami telah meminta kesediaan dari petugas KPPS agar menyiapkan diri untuk melaksanakan pemungutan suara ulang dan lanjutan. Honor untuk petugas KPPS serta biaya untuk pembuatan TPS dan konsumsi juga akan disiapkan KPU Sikka,” tuturnya.

Terkait kebutuhan logistik, tambah Herimanto, KPU Sikka telah mengirim surat kepada KPU pusat melalui KPU provinsi NTT. Dirinya berharap kesiapan logistik sudah tersedia paling lambat hari Kamis (25/4/2019) agar bisa segera didistribusikan Jumat (26/4/2019).

Sementara itu, ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sikka, Harun Al Rasyid, menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi kepada KPU Sikka untuk diadakan PSU di 5 TPS dan PSL di 5 TPS di beberapa wilayah desa dan kecamatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka Harun Al Rasyid. Foto: Ebed de Rosary

“Ada 5 TPS direkomendasikan untuk dilakukan PSL karena pada TPS-TPS tersebut ditemukan adanya kekurangan surat suara DPR RI. Total kekurangan surat suara secara keseluruhan untuk 5 TPS itu sebanyak 684 lembar,” jelasnya.

Sedangkan 5 TPS lainnya harus melakukan PSU dikarenakan adanya pemilih dari kabupaten lain atau beda dapil yang ikut memilih di TPS-TPS tersebut.

Para pemilih tidak mengantongi surat pindah pilih atau membawa formulir A5 atau tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

“Di desa Nita dan kelurahan Kota Baru masing-masing ada 17 pemilih yang mencoblos tanpa surat pindah pilih. Kalau di Watumilok ada 6 pemilih, Tanaduen 5 pemilih dan di Watuliwung ada 1 pemilih,” paparnya.

Lihat juga...