Limbah Pustaka Edukasi Warga Pentingnya Literasi dan Pengelolaan Sampah

Editor: Koko Triarko

411

PURBALINGGA – Upaya meningkatkan literasi sudah banyak dilakukan berbagai pihak, dari skala desa hingga nasional. Namun, untuk meningkatkan literasi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, masih belum banyak yang melakukan.

Adalah Roro Hendrati, pendiri dan pengelola Limbah Pustaka di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Limbah Pustaka hadir di tengah masyarakat desa, dengan memadukan literasi dan edukasi pengelolaan sampah.

Pendiri dan pengelola Limbah Pustaka, Roro Hendrati (kerudung pink), membagikan pengalamannya kepada pengunjung. –Foto: Hermiana E. Effendi

“Tujuan awalnya sederhana, saya hanya ingin masyarakat di Desa Muntang ini gemar membaca. Kebetulan di rumah saya juga mendirikan bank sampah, sehingga terbesit ide untuk menggabungkan keduanya, pinjam buku dengan menyetor sampah anorganik,” terang Roro Hendrati, Rabu (24/4/2019).

Sejak dimulai gerakan pinjam buku dengan menyetor sampah pada 2016, sampai sekarang Limbah Pustaka terus bergerak untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya literasi dan menjaga lingkungan.

Menurut Roro, literasi memegang peranan penting untuk perkembangan sumberdaya manusia (SDM) dan pengelolaan sampah, juga sangat vital untuk menjaga kelestarian bumi.

Roro berkeliling ke sekolah-sekolah serta perkampungan rumah warga, dengan menggunakan sepeda motor. Sebagian motornya berisi buku dan sebagian disisakan untuk mengangkut sampah anorganik.

Saat ini, Limbah Pustaka sudah memiliki beberapa relawan yang bergabung dengan tujuan yang sama. Roro juga selalu menerima dengan tangan terbuka kepada siapa pun yang ingin bergabung atau pun belajar.

Limbah Pustaka sekarang juga sering menjadi tempat riset dan penelitian dari berbagai pihak, mulai dari mahasiswa, stakeholders dan lainnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan bantuan terhadap kegiatan kami, bantuan buku bacaan juga mulai berdatangan, sehingga menambah koleksi buku kami,” terangnya.

Untuk meningkatkan minat baca masyarakat secara lebih masif, setiap Minggu pagi, Limbah Pustaka membuka lapak di GOR Goentor Darjono Purbalingga, untuk memperkenalkan Limbah Pustaka kepada masyarakat luas.

Lihat juga...