hut

Mahfud MD: Negara akan Hancur Jika Hukum tidak Ditegakkan

Editor: Makmun Hidayat

MALANG — Mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, mengatakan suatu negara akan hancur jika hukum tidak ditegakkan dengan adil.

“Contohnya, ada orang kaya atau orang kuat secara politik terkena kasus namun tidak dihukum. Tapi kalau ada orang kecil yang bersalah langsung dihukum. Inilah yang menjadi tanda-tanda kehancuran sebuah negara,” ujarnya saat menghadiri acara Dialog Kebangsaan bertajuk ‘Milenial Wujudkan Indonesia Emas 2045, Siapa Takut?” di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (9/4/2019).

Disampaikan Mahfud, pemerintah saat ini telah mencanangkan Indonesia emas tahun 2045. Hal ini tentunya akan bisa tercapai jika memenuhi sejumlah syarat, diantaranya ideologi bangsa harus kokoh, ekonominya baik, politiknya demokratis, budaya gotong royong, mengedepankan persaudaraan, serta yang terpenting adalah hukum dan keadilan harus ditegakkan.

“Pertanyaannya, apakah kita bisa sampai ke 2045 Indonesia emas. Sedangkan banyak negara-negara besar seperti Uni Soviet yang tidak sampai 100 tahun sudah bubar, padahal mereka pernah digdaya. Oleh karenanya, mari kita bagi-bagi tugas untuk menjaga Indonesia agar tidak bubar sehingga mampu mencapai Indonesia emas 2045,” tandasnya.

Dari segi hukum, menurut Mahfud, sudah saatnya bekerja secara sungguh-sungguh untuk menegakkan hukum dan keadilan. Karena biasanya negara akan hancur jika hukum tidak di tegakkan dengan benar.

Jika masyarakat diperlakukan tidak adil, maka akan menjadikan disorientasi dalam bernegara. Sedangkan jika disorientasi terus dibiarkan, maka akan terjadi distrust atau ketidakpercayaan.

“Kemudian apabila distrust ini tumbuh terus, maka pada tingkatan berikutnya akan terjadi pembangkangan. Ada hakim dihajar, polisi dikeroyok, jaksa ditusuk. Karena orang tidak lagi percaya pada hukum,” ucapnya.

Kalau pembangkangan itu terus dibiarkan, dan tidak segera kembali ke orientasi awal, maka akan terjadi disintegrasi. Disintegrasi biasanya pecah manakala suatu bangsa, rakyatnya sudah tidak tahan lagi dengan ketidakadilan.

Disampaikan Mahfud, ada yang bilang Indonesia akan bubar tahun 2030. Meskipun hal tersebut tidak ada dasarnya, tapi hal itu bisa saja terjadi. Karena sudah banyak negara besar yang hancur akibat ketidakberesan.

“Jika ketidakadilan, diskriminasi, pelanggaran hukum, jual beli hukum ini terus dibiarkan terjadi. Maka tidak usah menunggu 2030, Indonesia akan bubar,” ungkapnya.

Oleh karenanya, menurut Mahfud, masa depan Indonesia kini ada di tangan kaum milenial. “Mari kita bangun dimensi-dimensi kehidupan. Politiknya harus demokratis, hukumnya harus ditegakkan dan ekonominya harus bagus,” ucapnya.

“Jangan ada sentimen kulit, sentimen ras, kita bersatu sebagai anak bangsa karena Indonesia ini hanya akan maju kalau kita bersatu,” pungkasnya.

Lihat juga...