hut

Mahkamah Konstitusi Siap Terima Gugatan Pilpres dan Pileg

Editor: Satmoko Budi Santoso

Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman - Foto: M. Hajoran Pulungan

JAKARTA – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, mengaku siap menerima laporan gugatan perkara dalam pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) serta pemilu legislatif (Pileg) tahun 2019. MK memprediksi jumlah gugatan atau perkara sengketa akan meningkat.

“Kami sudah menyiapkan segala sesuatu yang terkait dengan pemilu 2019, baik Pilpres maupun Pileg sejak Oktober. Sosialisasi baik kepada partai politik nasional dan kedaerahan,” kata Ketua MK, Anwar Usman, di Gedung MK, Kamis (18/4/2019).

Menurut Anwar Usman, untuk mengajukan gugatan tidak ada syarat persentase selisih suara. Aturan ini, sebut Anwar Usman, sangat berbeda dengan saat Pilkada serentak tahun 2018 lalu.

“Dalam perkara gugatan Pilpres dan Pileg ini, tidak ada aturan syarat persentase selisih suara. Ini sangat berbeda dengan sengketa gugatan Pilkada kemarin, jadi tidak ada jarak sekian persen. Pada prinsipnya bisa dibawa ke MK,” ujarnya.

Lebih jauh Anwar Usman mengatakan, MK tidak akan melihat jenis gugatan yang diajukan. Karena itu, Anwar memastikan akan menerima permohonan dan gugatan yang masuk, tanpa harus melihat yang terjadi.

“Sebenarnya harapan kita perkara tidak masuk ke MK itu sangat baik, namun kami siap menerima kalau ada yang mengajukan. Asalkan itu masuk dalam substansi perkara, walaupun belum bisa digambarkan,” ungkapnya.

Untuk target penyelesaikan perkara sendiri, Anwar Usman mengatakan, MK akan mengikuti perundang-undangan yang berlaku. Target ini tentu akan menunggu keputusan kapan KPU mengumumkan pilpres dan pileg.

“Target penyelesaian sengketa tentu sesuai dengan aturan yang berlaku. Pilpres 14 hari dan Pileg 30 hari. Jadi kapan dimulai itu tergantung dari KPU sendiri,” ungkapnya.

Anwar Usman menyebutkan, seluruh personel di MK, baik hakim maupun seluruh pegawai, sudah siap sepenuhnya untuk menerima laporan gugatan. Meski jumlahnya akan jauh lebih banyak, baik gugatan pilpres maupun pileg, Mahkamah Konstitusi akan selalu siap.

“Kami sudah siap, berapa pun perkara yang akan masuk. Maunya MK perkara gugatan pilpres dan pileg tidak banyak. Tapi MK sudah siap 100 persen,” katanya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!