Manfaatkan IT, Disdik Yogyakarta Dorong Penerapan e-Rapor

Editor: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta mendorong penggunaan e-rapor atau elektronik rapor di setiap sekolah khususnya di tingkat SMP di Yogyakarta. Penggunaan e-rapor itu dinilai akan mampu meningkatkan transparansi penilaian laporan tahunan hasil belajar siswa.

Saat ini sejumlah sekolah tingkat SMP di Yogyakarta sudah mulai menerapkan penggunaan e-rapor, di antaranya adalah SMPN 4 dan SMPN 16 Yogyakarta. Dengan e-rapor ini seluruh masyarakat nantinya dapat melihat nilai rapor siswa dari tahun ke tahun secara online melalui internet.

“Kita targetkan dalam 2-3 tahun ke depan, seluruh sekolah sudah mulai menggunakan e-rapor. Sehingga penilaian nilai tahunan siswa bisa lebih transparan, tidak ada kecurigaan. Apalagi nilai rapor saat ini menjadi salah satu syarat penilaian kelulusan,” kata Kabid Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Dedi Budiono.

Dedi mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya mengaku telah mendorong sekolah untuk meningkatkan SDM baik guru, teknisi, maupun sarana-prasarana sekolah. Sejumlah hal tersebut dinilai sangat penting karena menentukan kesiapan sekolah dalam menerbitkan e-rapor.

“Kendalanya memang ada pada SDM dan sarana-prasarana. Karena  guru harus mengentri semua nilai siswa ke dalam sistem. Teknisi sekolah juga harus bisa menyiapkan dan menguasai sistem yang ada. Ya mudah-mudahan ini, pelan-pelan akan bisa terwujud,” ujarnya.

Selain e-rapor, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta juga terus berupaya mendorong penerapan teknologi informasi untuk menunjang proses pendidikan di Yogyakarta. Salah satunya adalah pemanfaatan e-learning atau pembelajaran secara online.

“Kita dorong guru-guru untuk membuat konten-konten bahan ajar atau video pembelajaran. Nanti siswa bisa membukanya secara online. Selain memudahkan pembelajaran, ini juga untuk mengendalikan siswa dalam menggunakan gadget ke hal-hal negatif,” ujarnya.

Pemanfaatan teknologi informasi juga digunakan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dalam meningkatkan motivasi siswa melalui program kelas inspirasi. Kelas inspirasi ini merupakan program yang menghadirkan guru-guru terbaik atau tokoh inspiratif untuk berinteraksi dengan siswa secara online.

“Jadi guru berprestasi atau tokoh-tokoh inspiratif itu kita minta untuk mengajar. Tidak harus datang ke sekolah. Karena bisa dilakukan lewat streaming. Sehingga siswa dimana pun bisa mengikuti kelas itu secara langsung lewat internet,” ungkapnya.

Lihat juga...