hut

Masa Tenang, Bawaslu Kulon Progo Patroli

Ilustrasi - Dok. CDN

KULON PROGO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo menggelar patroli pengawasan selama masa tenang Pemilu 2019 di 14 hingga 16 April 2019. Pada masa tenang, potensi terjadinya praktik politik uang sangat rawan terjadi.

Ketua Bawaslu Kulon Progo, Ria Harlinawati, mengatakan, patroli pengawasan melibatkan Bawaslu Kabupaten Kulonprogo, Panwaslu Kecamatan, hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Patroli dilakukan 24 jam nostop, setiap hari. “Kami melakukan patroli pengawasan 24 jam nonstop, melibatkan seluruh komponen pengawas di Kulon Progo,” tandasnya.

Tujuan dari patroli pengawasan, untuk meminimalisir praktik politik uang, yang biasanya terjadi pada masa tenang. Potensi pelanggaran pemilu tersebut perlu diminimalisir. “Pada masa tenang, selama ini, menjadi masa-masa rawan pelanggaran politik uang. Calon anggota legislatif memandang masa tenang sangat tepat untuk melakukan politik uang. Di masa-masa itu, kami akan melakukan patroli pengawasan politik uang,” tandasnya.

Namun demikian, Dirinya belum dapat mempublikasikan daerah-daerah yang masuk dalam peta rawan politik uang, dan potensi kerawanan lainnya. Saat ini, Bawaslu Kulon Progo masih melakukan pemetaan potensi kerawanan, seperti TPS yang dekat rumah caleg, kemudian TPS yang penuh Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Pondok Pesantren. “Pemetaan TPS rawan tidak bisa langsung dikatakan rawan, tapi potensi kerawanan akan kami bagi dalam beberapa indikator. Setiap TPS memiliki karakter kerawanan yang berbeda,” katanya.

Wakapolres Kulon Progo, Kompol Dedi Surya Dharma, mengatakan, pihaknya selalu siap memberikan pengawalan di setiap tahapan pemilu. Untuk melakukannya, selalu dilakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu, untuk mewujudkan pemilu yang bersih, damai dan aman. “Kami selalu siaga 24 jam untuk pengamanan Pemilu 2019. Sejauh ini, kondisi keamanan di Kulon Progo masih kondusif,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...