Masa Tenang, Tim Gabungan Bersihkan APK di Jalinpantim

Editor: Mahadeva

189

LAMPUNG – Personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja, Petugas Pengawas Pemilu Kecamatan Ketapang, membersihkan keberadaan alat peraga kampanye Pemilu 2019.

Hadi Kusumo, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Ketapang,Lampung Selatan – Foto Henk Widi

Hadi Kusumo, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Ketapang menyebut, pembersihan dilakukan di masa tenang sebelum pemungutan suara, Rabu (17/4/2019). Pembersihan dan penurunan APK dilakukan mengikuti amanat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.23/2018, pasal 34 ayat 8, APK harus diturunkan peserta pemilu paling lambat satu hari sebelum hari pemungutan suara.

Memasuki minggu tenang, pembersihan APK dilakukan serentak di seluruh Kecamatan Ketapang. Petugas di tingkat desa diminta untuk membantu membersihkan atribut partai politik, spanduk, baliho, banner caleg hingga capres dan cawapres, yang marak terpasang di sepanjang Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim).

Sebagian atribut sudah dibersihkan secara mandiri. Banyak warga yang memanfaatkan atribut tersebut, untuk penutup gubuk, kayu dan bambu sebagai kayu bakar. “Petugas akan terus membersihkan alat peraga kampanye hingga dipastikan pada saat pelaksanaan hari Pemilu tidak ada lagi atribut yang terpampang di wilayah Kecamatan Penengahan dan wilayah Lampung Selatan pada umumnya,” terang Hadi Kusumo saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu (14/4/2019).

Selain ditertibkan oleh petugas, sebagian APK juga dibersihkan oleh tim sukses partai politik serta caleg. Semua APK yang telah dibersihkan disimpan di gudang Satpol PP untuk dilakukan pendataan. “Pembersihan alat peraga kampanye sekaligus untuk menciptakan pemandangan visual yang nyaman karena selama kampanye bertebaran atribut kampanye yang mengotori sepanjang Jalinpantim,” tandas Deny Yusuf, Personil Satpol PP Kecamatan Ketapang.

Meski belum didata, namun dipastikan di hari pertama penertiban APK, tim mengumpulkan lebih dari 500 APK. Seluruh APK yang dikumpulkan disebutnya akan dikumpulkan di kantor kecamatan untuk dilakukan penghitungan jumlahnya.

Lihat juga...