Mekarsari Kembangkan Pakis Tanduk Rusa Media Papan

Editor: Koko Triarko

BOGOR – Untuk memperluas pemasaran tanaman dan juga membangkitkan rasa cinta tanaman di kalangan masyarakat,  Taman Buah Mekarsari melakukan diferensiasi produk pada tanaman pakis tanduk rusa. 

Staf Agro Taman Buah Mekarsari, Sodikin, menjelaskan, pakis tanduk rusa, biasa tumbuh di pohon. Tapi di Mekarsari, saat ini dikembangkan untuk penanaman dengan menggunakan papan. Sehingga, tanaman ini bisa juga diletakkan di dalam rumah, atau dipindahkan ke lokasi sesuai keinginan pemiliknya.

Diferensiasi tanaman tanduk rusa dengan menggunakan papan -Ranny Supusepa

“Kalau di pohon, kan tidak bisa dipindahkan. Padahal, tanaman ini berpotensi juga untuk menjadi tanaman hias di dalam rumah atau di teras,” kata Sodikin, saat ditemui di area Nursery Taman Buah Mekarsari, Kamis (18/4/2019).

Pakis tanduk rusa termasuk dalam kelompok epifit sejati. Akarnya lunak, namun liat dan susah dipotong.

“Saat tanaman ini tumbuh dan menempel, akan membentuk koloni dan terlihat sangat teduh. Dan, jika sudah banyak, maka kita split atau pisahkan, sehingga tunas mudanya bisa mendapatkan nutrisi yang cukup. Biasanya, usia tanaman sudah sekitar satu hingga dua tahun,” papar Sodikin.

Masa split ini ditandai dengan daun yang sudah mencapai panjang 70 centimeter dan jumlah helai daun lebih dari tiga. Jenis pakis ini, walaupun menempel pada pohon atau tanaman lain, tapi tidak merugikan. Karena tanaman ini mengambil makanan dari udara atau air.

“Selain itu,  mereka mendapatkan makanan dari luruhan daun yang jatuh ke dekat tanaman itu. Daun yang jatuh, akan menjadi kompos bagi pakis ini,” ujar Sodikin.

Perkembangbiakan pakis tanduk rusa bisa melalui spora atau anakan. Hanya jika menggunakan spora,  proses pertumbuhannya lebih lama.

“Di ujung daun, ada bintik-bintik coklat yang jika dikerik, maka bisa dijadikan benih untuk disemaikan. Dari proses pengerikan, hingga menjadi tunas baru, itu bisa butuh waktu minimal 3 bulan,” kata Sodikin, seraya menunjukkan spora di ujung daun tanduk rusa.

Saat tanaman tanduk rusa sudah dewasa, maka daun bagian bawahnya akan mengering dan menjadi alas bagi tanaman tanduk rusa itu.

“Anak yang dipisahkan dari gerombolan induknya, biasa kita bantu dulu untuk menempel. Kalau kondisinya teduh, biasanya dalam jangka waktu tiga bulan sudah menempel alami. Tapi kalau kondisinya panas, itu butuh waktu yang lebih lama. Kadang-kadang setahun,” ucap Sodikin.

Untuk penanaman di rumah, tanaman tanduk rusa ini tidak merepotkan. Selama kondisi lingkungannya teduh, maka tanduk rusa akan mampu berkembang biak. Guna mempercepat pertumbuhan, pemilik bisa menambahkan pupuk cair.

“Diferensiasi tanaman tanduk rusa ini, kita lakukan pada papan lebar 15 cm dan panjang 25 cm. Di bagian atas papannya, kita taruh alat bantu, sehingga tanaman ini bisa digantung atau ditempelkan di dinding. Jadi, masyarakat bisa dengan mudah meletakkan tanaman ini sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Taman Buah Mekarsari menjual tanaman tanduk rusa ini, dengan harga bervariasi, tergantung pada ukurannya.  “Kalau yang kecil itu, Rp50 ribu. Kalau yang besar, kita jual Rp80 ribu,” pungkasnya.

Lihat juga...