Mengenal Fungsi Hutan Mangrove Selain Carbon Sequestration

Editor: Satmoko Budi Santoso

232

JAKARTA – Hutan mangrove sebagai carbon sequestration, semakin sering diperbincangkan oleh berbagai kalangan masyarakat. Tapi, sebenarnya, mangrove memiliki fungsi lainnya, yang juga tak kalah bermanfaat bagi manusia.

Manager Spatial Planning The Nature Conservancy (TNC) Yusuf Fajariyanto, menyebutkan, ada lima fungsi lainnya dari hutan mangrove.

“Tentunya, yang sekarang paling sering terlihat adalah sebagai lokasi wisata dan edukasi. Di beberapa titik hutan mangrove, dijadikan sebagai lokasi wisata. Juga sering dijadikan alat edukasi anak-anak SMP atau SMA. Salah satunya adalah Taman Wisata Alam Mangrove Kapuk Angke yang berlokasi di Jakarta ini,” kata Yusuf, saat ditemui di kantor pusat TNC Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Terkait dengan fungsi wisata ini, hutan mangrove juga menjadi habitat dari fauna. Baik itu burung maupun binatang laut seperti kepiting.

“Banyak jenis kepiting yang tercatat sebagai fauna yang ada di hutan mangrove. Lalu ada udang, kelomang dan ikan gelodok, yang merupakan ikan yang mampu hidup di dua alam,” ujar Yusuf.

Fungsi lainnya adalah sebagai salah satu bahan baku industri.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan potensi ekonomi pemanfaatan hutan mangrove sebagai kayu dan non-kayu itu sekitar Rp29 juta per hektare per tahun.

“Kayu mangrove bisa dimanfaatkan sebagai arang, kayu bakar, serpih kayu dan bubur kertas. Sementara dari sisi non kayu, mangrove bisa menghasilkan tannin, produk nipah, madu dan bahan baku makanan serta minuman,” ujar Yusuf.

Terkait sektor lingkungan, hutan mangrove bisa berfungsi sebagai coastal protection dan waste water treatment.

“Sudah banyak penelitian dan juga hasil pengamatan di lapangan yang menunjukkan bahwa hutan mangrove, seperti dari varietas Rhizopora mampu menghalangi abrasi dan juga serangan tsunami,” ujar Yusuf.

Hutan mangrove terbukti mampu untuk memantulkan, meneruskan dan menyerap energi dari gelombang. Dalam kasus tsunami, hutan mangrove akan mampu meredam energi gelombang.

“Akar pernapasan yang dimiliki oleh tanaman mangrove selain berfungsi sebagai pernapasan juga berperan untuk menangkap endapan dan bisa membersihkan kandungan zat kimia dari air yang datang dari daratan dan mengalir ke laut,” kata Yusuf selanjutnya.

Sehingga, air yang awalnya terpapar polutan akan bisa menjadi air bersih saat mengalir ke laut. Dan ini, akan mengurangi tingkat pencemaran di lautan.

Lihat juga...