hut

Merdeka dari Kegelapan, PLN Operasikan Empat Mesin Pembangkit di Krayan Selatan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

NUNUKAN — Komitmen PLN untuk menerangi daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) kembali diwujudkan dalam bentuk kerja nyata terangi nusantara hingga ke pelosok negeri. Listrik PLN resmi mengalir untuk warga Krayan Selatan, sebuah daerah yang berbatasan langsung dengan Serawak Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Peresmian ini ditandai dengan dinyalakannya kWh meter milik salah satu warga oleh Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon beserta jajarannya. Peresmian ini juga dihadiri unsur pemerintah daerah setempat yakni Camat Krayan Selatan dan Ketua Adat Besar Krayan Selatan.

Listrik untuk Krayan Selatan disuplai oleh empat pembangkit berdaya diesel yang diletakkan untuk dua desa, yakni 2×63 kVa untuk desa Long Layu dan 2×32 kVa untuk desa Pa’ Upan. Kini, sebanyak 332 warga disana telah menikmati listrik PLN.

Secara geografis, Krayan Selatan berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Machnizon mengatakan, melistriki Krayan Selatan tidaklah mudah. Pasalnya, akses menuju kesana bisa dikatakan relatif sulit, hanya dapat dijangkau dengan pesawat udara dengan penerbangan perintis. Selain itu, jadwal penerbangan menuju Krayan Selatan kerap kali sulit diprediksi kapan waktu beroperasinya.

“Kami kirim material kelistrikan melalui jalur udara secara bertahap hingga lima kali pengangkutan. Kami laksanakan kegiatan pengiriman dan persiapan penyambungan sejak awal April lalu, dan alhamdulilah saat ini listrik telah menyala untuk warga Krayan Selatan,” jelas Machnizon, Kamis (12/4/2019).

Listrik untuk Desa Long Layu dan Pa’ Upan di Krayan Selatan disambung kepada warga melalui jaringan tegangan rendah yang terbentang 4.100 meter dan kabel sambungan rumah sepanjang 1.750 meter.

Menyalanya listrik PLN di Krayan Selatan praktis membuat kualitas hidup masyarakat menjadi meningkat. Fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, kantor kecamatan, kepolisian dan lainnya kini dapat melayani warga secara lebih baik dan membuat geliat ekonomi disana menjadi lebih hidup.

Mewakili warga Desa Krayan Selatan, Lewi Gaya Paru selaku Ketua Adat Besar Krayan Selatan mengatakan bahwa pihaknya berterimakasih atas upaya PLN untuk melistriki daerahnya. Listrik dari PLN merupakan hal yang didambakan oleh warga disana sejak 74 tahun Indonesia merdeka. Terlebih menjelang pesta demokrasi pada 17 April nanti, listrik akan sangat membantu kelancaran kegiatan pemungutan suara disana.

“Terimakasih kami ucapkan kepada pemerintah, PLN dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya menerangi desa kami. Dengan listrik yang menyala, warga bisa beraktivitas secara lebih nyaman, dan proses Pemilu nanti dapat kita lakukan secara lebih baik dengan listrik yang sudah menyala,” kata Lewi.

Kepada warga Krayan Selatan, Machnizon berpesan untuk bersama menjaga dan merawat infrastuktur kelistrikan yang ada. Dirinya pun meyakinkan seluruh pihak bahwa PLN akan senantiasa mengawal pembangunan infrastruktur kelistrikan, terlebih pada daerah 3T.

“Senada dengan visi PLN untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat pembangunan infrastruktrur kelistrikan, kami akan berupaya semaksimal kami untuk menerangi daerah-daerah yang belum berlistrik, terutama daerah 3T. Semoga apa yang telah kita lakukan untuk Krayan Selatan ini bermanfaat dan dapat dijaga bersama demi kebaikan kita semua,” tutupnya.

Lihat juga...