hut

Mudahnya Menanam dan Merawat Angelonia

Editor: Mahadeva

Angelonia atau Serena koleksi Nursery Taman Buah Mekarsari – Foto Ranny Supusepa

JAKARTA – Angelonia atau serena, termasuk tanaman favorit untuk ditanam di pekarangan. Selain pilihan warna bunga yang menarik, ada merah muda, putih dan ungu, tanaman tersebut dipilih karena termasuk tanaman tahan kering dan hama. 

Staf Agro Taman Buah Mekarsari, Sodikin, menyebut, Angelonia angustifolia masuk dalam family Plantaginaceae. Termasuk tanaman tipe semak rendah. “Tingginya maksimal hanya 60 hingga 65 sentimeter (cm). Semakin panas udaranya maka pertumbuhannya akan semakin bagus. Bunga dari setiap batang, biasanya akan menumpuk secara vertikal. Sangat bagus terlihatnya,” kata Sodikin saat ditemui di area Nursery Taman Buah Mekarsari, Senin (29/4/2019).

Angelonia sangat bagus tumbuh di dataran rendah hingga tinggi, dengan kelembaban sedang dan sinar matahari langsung. “Kalau dilihat sekilas, Angelonia seperti rumput. Daunnya berwarna hijau memanjang dengan tepi bergerigi,” tambah Sodikin.

Di Taman Buah Mekarsari, ada dua jenis angelonia, yang berwarna ungu dan berwarna putih. Angelonia ungu sering disebut orang sebagai lavender, karena sekilas bunganya memang mirip. Tapi angelonia tidak memiliki wangi seperti lavender.

Bunga angelonia juga tidak tumbuh tegak seperti lavender. Kendati demikian, walaupun angelonia bukan lavender, keindahan yang dihasilkannya tidak kalah dengan lavender. “Pengembangbiakan angelonia bisa dilakukan dengan biji dan stek batang. Atau bisa juga dengan pemisahan rumpun,” jelas Sodikin.

Angelonia atau Serena koleksi Nursery Taman Buah Mekarsari – Foto Ranny Supusepa

Biji angelonia didapatkan dari polong yang sudah dikeringkan. Biji kemudian disemai di dalam ruangan selama enam hingga 12 minggu. “Untuk awalnya penanaman di pot, taruh dulu di tempat teduh. Sekitar seminggu atau dua minggu. Baru setelah itu, mulai dipindahkan ke tempat yang lebih terkena cahaya matahari secara bertahap. Biasanya, dalam waktu 14 minggu, sudah tumbuh bunga pertama,” papar Sodikin.

Jika menggunakan sistem stek batang,  dalam waktu dua minggu, biasanya sudah bertumbuh akar.  “Kalau ingin memisahkan rumpun atau anakan, pastikan akar dari angelonia terbawa. Setelah ditanam, letakan di tempat teduh. Siramlah saat awal penanaman. Kalau sudah mulai tumbuh,  Angelonia tidak membutuhkan perawatan intensif,” jelas Sodikin.

Untuk menjaga agar Angelonia dapat tumbuh dan berbunga setiap saat, dapat diberikan pupuk cair setiap dua bulan sekali. Kemudian bisa dilakukan pemangkasan, agar daun lebih padat dan bisa menghasilkan bunga dalam periode dua hingga tiga minggu. “Angelonia cocok dengan paparan sinar matahari yang penuh sepanjang hari, tapi jika lokasi agak teduh, nggak terlalu masalah. Jika tanahnya mulai kering, artinya sudah waktunya disiram,” ujar Sodikin.

Jika penanaman dilakukan langsung di lahan, maka perlu diberikan jarak antara tanaman. Biasanya, antara 25 hingga 30 cm. Hal itu untuk mendukung kebutuhan sirkulasi udara yang baik.

Lihat juga...