hut

Negeri Penghasil Batu Bara itu Akhirnya Punya Sekolah Islam Terpadu

Editor: Mahadeva

SAWAHLUNTO – Gedung Baru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Cahaya Pelangi, milik Yayasan Khairu Ummah, Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Selasa (30/4/2019) diresmikan.

Peresmian dilakukan dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sawahlunto, Desri Asta, bersama jajarannya.

SD IT Cahaya Pelangi adalah lembaga pendidikan yang mengalami perkembangan cukup cepat. Meski masih baru, banyak orang tua yang menginginkan ankanya sekolah di lembaga tersebut. “Tanda berkembangnya sebuah sekolah, salah satunya dengan tuntutan yang tinggi untuk penambahan gedung serta infrastruktur pendukung lainnya,” tandas Irwan.

Terkait penilaian yang menyebut Sekolah Islam akan menghasilkan orang-orang radikal, Irwan membantah hal tersebut. Islam disebutnya, mengajarkan semua umatnya untuk tidak menyakiti sesama manusia. Islam menghargai orang yang lebih tua dan menyayangi seluruh makhluk hidup. “Kalaupun itu ada, maka itu ajaran yang salah dan tidak perlu kita ikuti,” tegasnya.

Dibagian lain Irwan menyebut, untuk meningkatkan hafalan Alquran bagi anak-anak, para orang tua diminta memberikan pendidikan kepada anak bukan hanya di sekolah. Dirumah, anak-anak juga diberikan pendidikan, agar lebih cepat menghapal Quran, yang dapat dijadikan modal masa depan saat dewasa.

“Contohnya, orang tua bisa mengajarkan dan membimbing anaknya untuk hafal 1 atau 2 ayat pendek dalam sehari. Tapi orang tua-nya jangan sampai kalah pula dengan anaknya dalam hafalan Quran,” ajak Irwan.

Wali Kota Sawahlunto, Desri Asta, mengatakan, semakin banyak SD IT muncul di daerahnya. Hal itu akan membuat Sawahlunto lebih mudah mewujudkan visi dan misi yang sudah dirancang untuk kemajuan kota tersebut. “Disini sekarang ada 60 SD, 55 SD Negeri dan 3 SD IT. Kami mengharapkan kedepannya lagi ada bantuan dari para donatur untuk memperbanyak SD IT, karena akan sangat bermanfaat bagi anak-anak yang ada disini,” sebutnya.

Sejak 2010 disebutnya, Sawahlunto sudah memiliki Perda No.4/2010, tentang pendidikan Alquran. Aturan tersebut menjelaskan kompetensi dasar yang dimiliki oleh siswa sesuai dengan jenjang pendidikan, salah satunya Tamat Sekolah Dasar pandai membaca ayat Alquran, mengenal tajwid dasar serta hafal paling sedikit 10 (sepuluh) surat juz amma. Pemkot Sawahlunto sudah membuat delapan buah rumah tahfidz Alquran. Kesemuanya tersebar diseluruh Kecamatan.

Ketua Yayasan Khairu Ummah, Alfi Syukri, menjelaskan, saat ini SD IT Cahaya Pelangi sudah memiliki enam ruang belajar. Ditargetkan di 2020 nanti akan dikembangkan. Saat ini, sudah ada wakaf tanah satu hektare, yang akan digunakan untuk pengembangan sekolah.

Lihat juga...