hut

OSS Untungkan Pelaku Usaha dan Pemerintah

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Dalam rangka penyederhanaan proses pelayanan perizinan dari pemerintah pusat dan daerah, dalam kecepatan business process, disambut Pemkot Denpasar lewat Workshop Online Single Submission (OSS).

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Rai Iswara, menjelaskan, penerapan sistem aplikasi OSS selain mempermudah dan mempercepat pelayanan perizinan, juga mengacu pada transparansi pelayanan.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Rai Iswara.-Foto: Sultan Anshori

Menurutnya, hal itu menguntungkan bagi para pelaku usaha dan pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah mengetahui perkembangan investasi yang ada di daerah, karena dalam penerapan OSS, semua dapat terintegrasi langsung, mulai kabupaten/kota, provinsi dan pusat.

“Semua nilai investasi yang dilaksanakan di daerah akan terintegrasi, baik itu investasi dari penanaman modal asing (PMA) maupun investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN). Sehingga akan diketahui berapa jumlah investasi yang ada di daerah,” ucap Sekda Rai Iswara, usai membuka Workshop Online Single Submission (OSS), di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Senin (22/4/2019).

Lebih lanjut dikatakan, meskipun tujuan dari penerapan sistem ini adalah penyederhanaan perizinan, tetapi melihat kondisi masing-masing daerah, ada beberapa hambatan yang dialami dalam penerapannya.

Seperti masih perlu dilakukan sinkronisasi antara sistem OSS dengan peraturan daerah yang masih berlaku. Sehingga hal ini tidak menjadi hambatan dalam penerapan perizinan-perizinan yang didaftarkan melalui aplikasi OSS.

Adanya hambatan ini, Pemkot Denpasar terus berupaya untuk meningkatkan pemahaman tentang OSS melalui kegiatan workshop, serta terus berupaya melaksanakan sosialisasi dan pengawasan kepada pelaku usaha.

“Untuk itu, diharapkan dengan adanya para narasumber dari BKPM  pada kesempatan ini, untuk dapat memberikan pemahaman tentang sistem OSS, serta setelah pelaksanaannya nanti kita dapat memahami proses pelaksanaan aplikasi ini,” imbuh Rai Iswara.

Sementara itu, Plt. Kepala DPMPTSP Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Mandala, mengatakan workshop ini kaitannya dengan peningkatan kualitas pelayanan dalam upaya mewujudkan pelayanan prima.

Kebijakan, peraturan dan prosedur yang dikeluarkan pemerintah pusat yang belum dapat ditindaklanjuti di daerah, dan menjadi hambatan peningkatan investasi maupun peningkatan dalam rangka pemberian pelayanan perizinan kepada masyarakat.

“Sehingga, kegiatan workshop OSS ini mendorong minat dan peluang penanaman modal secara merata, baik antarwilayah dan antarsektor,” ujarnya.

Workshop ini diikuti 150 peserta dari dunia usaha dan OPD terkait, melibatkan dua narasumber, yakni Rizar Indomo N dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan BKPM RI, dan Franky Mangihut Tua, dari Pusat Data dan Informasi BKPM RI.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com