hut

Paket Edukasi dan Olah Motorik di Taman Buah Mekarsari

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Sebagai negara agraris,  sudah semestinya generasi muda Indonesia memahami proses tumbuh padi hingga menjadi beras. 

Taman Buah Mekarsari dalam fungsi edukasi-nya, membagi pengetahuan tentang proses penanaman padi kepada anak-anak sedari kecil. Kegiatannya melalui program menanam padi di area d’Farm.

Marketing Communication Taman Buah Mekarsari, Firman Setiawan, menyebut, kegiatan menanam padi tersebut selain memberikan pengalaman bagi anak-anak,  juga menjadi bagian untuk melatih motorik anak.  “Dalam fungsi edukasi, kami ingin menunjukkan kepada anak-anak, bagaimana awalnya beras yang mereka makan sehari-hari.  Dengan memahami cara menanam padi, maka akan mendorong mereka untuk lebih menghargai beras yang mereka makan,” kata Firman di area d’Farm Taman Buah Mekarsari,  Sabtu (13/4/2019).

Selain itu,  dengan edukasi sejak dini terkait tanaman, akan memicu rasa ingin tahu akan ilmu tentang alam kepada anak-anak sejak usia dini. “Kami menggabungkan dengan kegiatan memandikan kerbau, dan menangkap ikan untuk mengajak anak-anak melatih motorik mereka. Karena kecenderungan anak-anak sekarang lebih menyenangi kegiatan yang tidak melatih motorik mereka, seperti gadget,” ujar Firman.

Anak-anak yang terlibat di kegiatan d’Farm, terlihat menikmati progra, yang diselenggarakan oleh Taman Buah Mekarsari tersebut.  Salah seorang anak Bimba AIUEO,  Tsabita, meskipun di awalnya tidak mau masuk ke dalam area menanam padi,  akhirnya terlihat senang menanam bibit padi yang dipegangnya.

Para guru pun melihat kegiatan tersebut sebagai hal positif, bagi anak didik mereka. “Kita mengajarkan anak-anak untuk belajar dalam kondisi yang menyenangkan. Kami ingin anak-anak melihat bahwa belajar pun bisa dilakukan di alam dan menyenangkan,” kata Emi,  salah satu staf pengajar Bimba AIUEO.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!