hut

Partisipasi Pemilih di TPS Vatikan Capai 90 Persen

Partisipasi Pemilih di TPS Vatikan Capai 90 Persen LONDON – Tingkat paritisipasi pemilih Pemilu 2019 di Vatikan mencapai hampir 90 persen. Sebanyak 834 pemilih, di wilayah kerja KBRI Vatikan, ada 730 pemilih yang hadir dan menggunakan hak suaranya. Pensosbud KBRI Vatikan, Muhammad Ferdien, menyebut, dua TPS Luar Negeri didirikan, yaitu TPS 01 Vatikan dan TPS 02 Napoli. Tercatat selain datang ke TPS, ada 454 pemilih melalui pos telah mengirim surat suara. Secara keseluruhan, penyelenggaraan Pemilu 2019 berupa pemungutan suara di wilayah kerja KBRI Vatikan berlangsung sukses dan kondusif pada Sabtu (13/4/2019). TPS dibuka mulai pukul 08:00 pagi hingga enam malam waktu setempat. Sementara itu, masyarakat Indonesia terpantau berbondong-bondong mendatangi TPS Luar Negeri di Kantor KBRI Lisabon, Portugal, untuk menggunakan hak pilihnya, Sabtu (13/4/2019). Pensosbud KBRI Lisabon, Andre Nurvily, menyebut, pemungutan suara diselenggarakan dari pukul 08.00 sampai dengan 18.00 waktu setempat. Antusiasme terlihat dari sekitar tujuh puluh orang WNI yang hadir di TPS untuk mencoblos. Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Portugal berjumlah 232 orang WNI. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Portugal juga menyelenggarakan pemungutan suara dengan Kotak Suara Keliling (KSK) di Kota Póvoa de Varzim, sekitar 4 jam perjalanan darat dari Lisabon. Tidak hanya itu, WNI di Portugal juga dimudahkan dengan fasilitas untuk mencoblos melalui pos, jika tidak dapat hadir di TPS atau pun KSK. “Siapa-pun Presiden Indonesia, kita semua harus tetap bersatu,” ujar Noor Jannah, seorang WNI yang tinggal di Portugal selama 33 tahun. Wanita yang tinggal di Kota Algarve, hasil pemilu kali ini diharapkan dapat memajukan dan menyejahterakan masyarakat Indonesia. Noor Jannah, harus menempuh perjalanan sekira tiga jam untuk dapat mencoblos di TPLN Lisabon. Bartholomeus Leon Santoso, pelajar sekolah pilot di Kota Ponte de Sor mengaku, terkesan dengan pelaksanaan pemilu di luar negeri tersebut. Pemilu kali ini merupakan pengalaman pertama Leon untuk mencoblos di luar negeri. Bersama komunitas pelajar pilot Indonesia di Ponte de Sor, Leon menempuh perjalanan dua jam untuk mencoblos di Lisabon. Setelah pencoblosan, PPLN di Portugal akan melakukan penghitungan suara pada tanggal 17 April mendatang, mengikuti penghitungan suara di Indonesia. Hal ini juga akan dilakukan oleh semua PPLN di seluruh dunia. Suasana Pemilu 2019 di Vatikan – Foto Ant

LONDON – Tingkat paritisipasi pemilih Pemilu 2019 di Vatikan mencapai hampir 90 persen. Sebanyak 834 pemilih, di wilayah kerja KBRI Vatikan, ada 730 pemilih yang hadir dan menggunakan hak suaranya.

Pensosbud KBRI Vatikan, Muhammad Ferdien, menyebut, dua TPS Luar Negeri didirikan, yaitu TPS 01 Vatikan dan TPS 02 Napoli. Tercatat selain datang ke TPS, ada 454 pemilih melalui pos telah mengirim surat suara.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan Pemilu 2019 berupa pemungutan suara di wilayah kerja KBRI Vatikan berlangsung sukses dan kondusif pada Sabtu (13/4/2019). TPS dibuka mulai pukul 08:00 pagi hingga enam malam waktu setempat. Sementara itu, masyarakat Indonesia terpantau berbondong-bondong mendatangi TPS Luar Negeri di Kantor KBRI Lisabon, Portugal, untuk menggunakan hak pilihnya, Sabtu (13/4/2019).

Pensosbud KBRI Lisabon, Andre Nurvily, menyebut, pemungutan suara diselenggarakan dari pukul 08.00 sampai dengan 18.00 waktu setempat. Antusiasme terlihat dari sekitar tujuh puluh orang WNI yang hadir di TPS untuk mencoblos.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Portugal berjumlah 232 orang WNI. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Portugal juga menyelenggarakan pemungutan suara dengan Kotak Suara Keliling (KSK) di Kota Póvoa de Varzim, sekitar 4 jam perjalanan darat dari Lisabon. Tidak hanya itu, WNI di Portugal juga dimudahkan dengan fasilitas untuk mencoblos melalui pos, jika tidak dapat hadir di TPS atau pun KSK.

Siapa-pun Presiden Indonesia, kita semua harus tetap bersatu,” ujar Noor Jannah, seorang WNI yang tinggal di Portugal selama 33 tahun.

Wanita yang tinggal di Kota Algarve, hasil pemilu kali ini diharapkan dapat memajukan dan menyejahterakan masyarakat Indonesia. Noor Jannah, harus menempuh perjalanan sekira tiga jam untuk dapat mencoblos di TPLN Lisabon.

Bartholomeus Leon Santoso, pelajar sekolah pilot di Kota Ponte de Sor mengaku, terkesan dengan pelaksanaan pemilu di luar negeri tersebut.  Pemilu kali ini merupakan pengalaman pertama Leon untuk mencoblos di luar negeri. Bersama komunitas pelajar pilot Indonesia di Ponte de Sor, Leon menempuh perjalanan dua jam untuk mencoblos di Lisabon.

Setelah pencoblosan, PPLN di Portugal akan melakukan penghitungan suara pada tanggal 17 April mendatang, mengikuti penghitungan suara di Indonesia. Hal ini juga akan dilakukan oleh semua PPLN di seluruh dunia.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!