hut

Pecundangi Juventus 2-1, Ajax Lolos ke Semifinal

JAKARTA — Ajax sukses mempecundangi Juventus 2-1 dalam laga kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Torino, Italia, Rabu dini hari WIB, dan berhak lolos ke babak semifinal.

Bak mengulangi kesuksesan menyingkirkan juara bertahan Real Madrid, Ajax sukses membawa modal tak meyakinkan skor 1-1 di laga pertama menjadi agregat 3-2 berkat keperkasaan di kandang lawan, demikian catatan laman resmi UEFA.

Cristiano Ronaldo lebih dulu membawa Juventus unggul, namun Donny van de Beek membalas tak lama berselang, sebelum kemudian Matthijs de Ligt memastikan gol kemenangan pada babak kedua.

Sayangnya, kemenangan Ajax harus dibayar dengan cedera yang dialami bek Noussair Mazraoui pada saat laga baru berjalan 11 menit. Ia ditarik keluar digantikan Daley Sinkgraven.

Ajax menyusul Barcelona yang sudah lebih dulu memastikan lolos ke semifinal usai menang telak 3-0 atas Manchester United.

Ajax bermain dengan penuh disiplin di awal laga, sementara Juventus terlihat menggebu-gebu memastikan kemenangan.

Pada saat laga baru berjalan lima menit kiper Ajax Andre Onana melakukan blunder ketika terlalu lama membuang bola umpan balik dari rekannya. Bahkan sapuan Onana mengenai Ronaldo yang memburu, beruntung bola keluar lapangan dan hanya berbuah tendangan gawang.

Onana lantas tampil gemilang untuk menghentikan tembakan terarah Paulo Dybala pada menit ke-22.

Sayangnya enam menit berselang, ia terlanjur mati langkah ketika Ronaldo melompat dan menyundul bola sepak pojok kiriman Miralem Pjanic yang bersarang ke dalam gawang memberikan keunggulan untuk tuan rumah.

Pjanic sempat memperoleh peluang dan diselamatkan oleh Onana pada menit ke-31, sebelum tiga menit kemudian Van de Beek berada di posisi yang tepat untuk menerima dan menyambar bola liar hasil tembakan Hakim Ziyech yang sempat membentur sejumlah pemain demi menyamakan kedudukan 1-1.

Ziyech sempat menyarangkan bola ke gawang Juventus pada menit ke-38 dengan melakukan tekanan terhadap kiper Wojciech Szczesny yang berusaha menyapu bola namun malah mengenai sang lawan dan masuk ke gawangnya sendiri. Akan tetapi, gol dianulir karena bola mengenai tangan Ziyech dalam prosesnya.

Pelatih Max Allegri seolah tak sabar dengan permainan Juventus yang dianggapnya tak berkembang dan memasukkan bintang muda Moise Kean menggantikan Dybala pada awal babak kedua.

Ironisnya, babak kedua justru memperlihatkan pendulum momentum berayun ke arah Ajax. Szczesny dipaksa melakukan penyelamatan atas tembakan ZIyech pada menit ke-52 dan Van de Beek pada menit ke-57.

Sedangkan Pjanic melakukan jegalan krusial atas umpan tarik Dusan Tadic yang mengarah ke Ziyech di area tiang jauh pada menit ke-62.

Akan tetapi, Ajax akhirnya betul-betul sukses membalikkan keadaan pada menit ke-67, melalui sang kapten De Ligt. Bek yang menjadi incaran banyak raksasa Eropa itu berhasil melompat paling tinggi untuk menanduk sepak pojok kiriman Lasse Schoene demi membawa Ajax memimpin 2-1.

Tak hanya di lini depan, De Ligt juga berperan krusial mengimbangi Ronaldo dalam duel udara berbahaya pada menit ke-78 demi membuat bola cukup mudah diamankan Onana.

Semenit kemudian, gol Ziyech kembali dianulir karena ia berada dalam posisi offisde ketika David Neres melakukan jegalan cum umpan.

Daya magis Kean di Liga Italia yang diharapkan Allegri dapat membantu pengalaman Ronaldo, tak banyak mengubah keadaan, tidak juga papan skor yang memperlihatkan Ajax menang 2-1 ketika peluit tanda laga usai berbunyi.

Ajax untuk pertama kalinya lolos ke semifinal Liga Champions, setelah terakhir kali mencapainya pada 1997 silam.

Di sana, mereka akan menanti pemenang laga perempat final lain antara Manchester City melawan Tottenham Hotspur. Tottenham sementara unggul agregat 1-0. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!