Pemprov Awasi Penyaluran Beasiswa Kaltim Tuntas

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Pemprov Kalimantran Timur mengawasi ketat penyaluran beasiswa Kaltim Tuntas. Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur Tuntas (BKT) tetap menjadi pengawas, pembina dan penyedia alokasi anggaran selama lima tahun kedepan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Sa’bani – foto Ferry Cahyanti

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, HM Sa’bani, mengungkapkan, pengawasan dilakukan agar program yang dijalankan tepat sasaran. “Untuk pengawas keuangannya, tentu Inspektorat Wilayah yang melaksanakan,” ungkapnya, Kamis, (3/4/2019).

Menurutnya, agar program bisa berjalan dengan baik, maka harus ada komunikasi dan koordinasi yang baik antara pengelola dan pemerintah. “Yang jelas, mereka yang mengelola tentu dari unsur independen. berkualitas di bidang pendidikan atau di luar unsur pemerintah atau aparatur pemerintah. Karena itu, kami yakin pelaksanaan ini terlaksana dengan baik,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim.

Sa’bani menegaskan, Badan Pengelola BKT bekerja secara teknis mengelola program tersebut. Dinas Pendidikan maupun Pemprov Kaltim, tidak mengintervensi persoalan teknis. “Mereka yang terpilih mengelola merupakan orang-orang yang berkomitmen di bidang pendidikan,” tandasnya.

Untuk memudahkan tata kelola dan perekrutan penerima beasiswa, termasuk penyaluran dananya, Pemprov Kaltim membentuk Badan Pengelola Beasiswa Tuntas. Lembaga tersebut akan berkegiatan di Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim, Isran Noor, menyebut, tahun ini dana yang dialokasikan untuk program unggulan daerah mencapai Rp80 miliar. Alokasinya untuk pendidikan baik di dalam maupun luar daerah, termasuk di luar negeri.  “Selanjutnya, di tahun anggaran 2020, diperkirakan naik menjadi Rp100 miliar, untuk jumlah penerima yang bertambah pula,” sebutnya.

Isran menyebutkan penerima beasiswa lebih diprioritaskan putra-putri Kaltim. Terutama yang bersekolah di bidang pendidikan untuk kompetensi guru dan dosen, serta bidang keilmuan khusus.  “Beasiswa diberikan secara selektif dan tuntas dimana masing-masing penerima akan menerima biaya penuh selama pendidikan sesuai jenjang mereka,” pungkasnya.

Lihat juga...