hut

Peran Media Jaga Situasi Kondusif Jelang Pemilu

Editor: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lampung Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhamad Syarhan, SIK mengajak media di Lampung Selatan (Lamsel) ikut menjaga situasi kondusif jelang pemilihan umum (Pemilu).

AKBP Muhamad Syarhan menyebut, peran media tersebut bisa diwujudkan dengan membuat berita yang menyejukkan bagi masyarakat. Ia juga berharap seluruh media dari beragam platform ikut serta menyukseskan jalannya pemilu serentak tahun 2019.

Salah satu pesan yang disampaikan Kapolres di antaranya agar media bisa membuat produk jurnalistik yang terverifikasi berkaitan dengan sejumlah peristiwa jelang pemilu serentak. Sebab saat ini sejumlah media dengan platform yang berbeda bisa menyebar dengan cepat sehingga konten yang dibuat ikut membantu suksesnya pelaksanaan pemilu serentak.

Keberadaan forum jurnalis dengan memanfaatkan WhatssApp diakuinya jangan menjadi ajang perpecahan.

Profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis tersebut diakui AKBP Muhamad Syarhan terlepas dari apa pun pilihan pribadi. Segala persoalan atau masalah yang muncul di masyarakat berkaitan dengan Kambtimas jelang Pemilu disebutnya bisa dikoordinasikan dengan sentra penegakan hukum terpadu (Gakummdu), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta pihak kepolisian.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Muhamad Syarhan saat silaturahmi dengan jurnalis Lamsel dua pekan sebelum pemilu – Foto: Henk Widi

“Kepada rekan-rekan media yang selama ini menjadi mitra Polres Lampung Selatan agar bisa berkoordinasi untuk menjaga kondusivitas jelang Pemilu, sebab harapan semua orang pemilu serentak bisa berlangsung aman dan damai,” terang Kapolres Lampung Selatan, AKBP Muhamad Syarhan, dalam silaturahmi dengan jurnalis Lamsel di Kalianda, Senin (1/4/2019).

Mantan Kapolres Pesawaran tersebut juga berharap, pelaksanaan pesta demokrasi pada 17 April mendatang berjalan dengan baik dan lancar. Bentuk sinergi antara media dan kepolisian serta penyelenggara Pemilu agar saat terjadi permasalahan di bawah dikoordinasikan terlebih dahulu.

Pihak kepolisian diakuinya akan menjaga situasi kondusif di masyarakat dengan meningkatkan keamanan dan ketertiban (Kambtimas) hingga ke pelosok desa. Ia juga menegaskan, kepolisian dipastikan akan bersikap netral, sebab di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah dibentuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) serta Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Ia juga menegaskan di setiap TPS akan ditempatkan personel polisi untuk mengamankan pelaksanaan pemilu serentak.

“Banyak media yang menanyakan ke saya berapa jumlah personel yang ditempatkan, secara detil tidak saya sebut, namun saya jamin akan ada personel yang ikut mengamankan TPS,” tegas Muhamad Syarhan.

AKBP Muhamad Syarhan juga menegaskan di wilayah hukum Polres Lampung Selatan tercatat ada sebanyak 3.095 TPS tersebar di sebanyak 260 desa/kelurahan dari sebanyak 17 kecamatan.

Dua pekan jelang pemilu serentak AKBP Muhamad Syarhan bahkan menegaskan enggan membeberkan dengan gamblang wilayah rawan yang ada di Lampung Selatan. Ia menegaskan sudah melakukan pemetaan terkait daerah rawan tersebut terutama kondisi alam.

“Namun yang perlu ditegaskan ada dua pulau yang menjadi perhatian Polres Lamsel yakni Pulau Sebesi dan Pulau Rimau Balak yang masing-masing memiliki satu TPS saat pemilu serentak,” beber Muhamad Syarhan.

Ia juga menyebut, pemilu yang merupakan pesta demokrasi merupakan hajat masyarakat Indonesia. Namun kegiatan tersebut bukan hanya urusan penyelenggara pemilu saja melainkan seluruh elemen bangsa bisa terlibat dan bertanggungjawab menyukseskan pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk.

Media massa di Lamsel disebutnya ikut mengemban tugas masa-masa jelang Pemilu yang diisi dengan masa kampanye, masa tenang, saat pelaksanaan pemilu hingga sesudah pemilu tetap dalam suasana kondusif.

Selama dua pekan jelang pemilu serentak, Kapolres Lamsel juga menegaskan pengamanan pintu masuk dan keluar Sumatera menjadi fokus perhatian. Pemeriksaan di area Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni akan terus dilakukan untuk meminimalisir pemasukan atau pengeluaran barang-barang yang melanggar hukum.

Lihat juga...