Pesona Anggrek Tanah Arundina di Mekarsari

Editor: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – Arundina graminifolia merupakan satu-satunya jenis anggrek tanah yang ada di dalam genus Arundina.

Mampu tumbuh sepanjang tahun dalam cuaca panas dan tidak membutuhkan perawatan intensif, menjadikan Arundina menjadi salah satu anggrek yang paling tepat bagi para pecinta tanaman pemula.

Bunga Arundina terlihat seperti angsa atau itik yang sedang berenang. Indah saat tertiup angin.

“Arundina merupakan jenis anggrek tanah yang memiliki batang seperti bambu atau ilalang. Warna bunganya bisa bervariasi dari putih hingga ungu tua,” kata Staf Agro Taman Buah Mekarsari, Sodikin, di area Nursery, Selasa (23/4/2019).

Anggrek arundina sedang tumbuh – Foto: Ranny Supusepa

Arundina ini populer dengan nama anggrek bambu atau anggrek rumput. Bahkan dengan tampilan bunganya, ada yang menyebut sebagai anggrek angsa.

Penyebaran arundina ini meliputi semua wilayah tropis di Asia. Dan di Indonesia, arundina tersebar di seluruh pulau.

“Daunnya berbentuk seperti lancet dan batangnya beruas. Terkadang sulit untuk mengenali arundina di sela-sela rerumputan. Bahkan nama graminifolia ini berasal dari kemiripannya dengan Graminae, yaitu rumput-rumputan,” papar Sodikin lebih lanjut.

Di habitat aslinya, arundina hidup berkelompok dengan tanaman pakis dan Rhododendron. Atau dengan anggrek jenis lain, seperti Coelogyne.

“Habitat aslinya, hutan hujan, hutan sekunder, pinggir sungai maupun area terbuka. Intinya, arundina suka dengan udara panas. Kalau di Mekarsari ini agak teduh,” ujar Sodikin.

Sodikin menyebutkan, arundina termasuk jenis simpodial dan termasuk jenis anggrek yang mudah untuk ditanam dan mudah dibudidayakan.

“Arundina ini termasuk yang nggak rewel. Kalau di Mekarsari, kita memang mempersiapkan sesuai dengan habitat aslinya. Tanpa ada perawatan yang terlalu insentif. Tapi kalau untuk di rumah, boleh ditambahkan dengan pupuk,” ujar Sodikin.

Arundina ini tumbuh optimal di area terbuka yang terkena sinar matahari sepanjang tahun. “Tapi, bisa juga kok berbunga di area yang teduh,” ucap Sodikin.

Pseudobulb arundina seperti batang sejati dengan pangkal yang menggelembung. Tinggi tanaman biasanya sekitar 1,5 meter. Tapi ada juga yang mampu mencapai 3 meter.

“Bunga arundina muncul di ujung batang dan terus bermekaran sepanjang hidupnya. Biasanya akan tumbuh bergantian antara sisi kiri dan sisi kanan. Lebih indah, jika arundina ditanam secara bergerombol,” kata Sodikin seraya menunjukkan tanaman arundina yang ditanam di area Nursery.

Pengembangbiakan arundina bisa dilakukan secara generatif dan vegetatif.

“Kalau dengan vegetatif, kita bisa menggunakan cara pisah rumpun maupun runduk. Kalau generatif, dibantu oleh semut dan serangga seperti lebah,” pungkas Sodikin.

Lihat juga...