PPLN: 44.300 WNI Mencoblos di Wilker KRI Tawau

Suasana pemungutan suara Pemilu 2019 di KBRI Kairo, Mesir, Sabtu (13/4/2019) (Foto Ant)

TAWAU — Pemungutan suara pilpres dan pileg DPR RI di wilayah kerja Konsulat RI Tawau Negeri Sabah Malaysia yang berakhir 14 April 2019 dengan jumlah WNI yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 44.300 orang pada 201 kotak suara keliling (KSK) dan 43 tempat pemilihan suara (TPS).

Pemungutan suara dengan sistem KSK di ladang-ladang kelapa sawit dan perkebunan berlangsung 8-11 April 2019 dan TPS pada 14 April 2019 dengan total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 71.990 orang.

Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Tawau, Rachmat Pudjiyono, Selasa menjelaskan, 43 TPS yang ada di wilayah kerja KRI Tawau tersebar pada lima distrik yakni Bandar Tawau sebanyak 35 TPS, Lahad Datu (4), Semporna dan Kalabakan masing-masing satu titik dan Kunak (2).

Jumlah pemilih yang terdaftar di DPT sebanyak 20.068 orang dan menggunakan hak pilihnya 6.178 orang atau 30,7 persen. Sedangkan DPT di KSK sebanyak 51.922 orang dan menyalurkan hak suaranya sebanyak 38.134 orang atau 73,34 persen.

“Jadi total keseluruhan WNI yang menyalurkan hak suaranya di wilker KRI Tawau sebanyak 44.300 orang dari 71.990 pemilih yang terdaftar atau 61,5 persen,” jelas Rachmat Pudjiyono.

Kepala Perwakilan Indonesia Tawau, Sulistijo Djati Ismojo melalui siaran persnya, Selasa merasa bersyukur atas pelaksanaan pemungutan suara pilpres dan pileg di wilayah kerjanya karena berlangsung aman dan lancar baik pada KSK maupun TPS.

Ia juga bangga atas antusiasme WNI yang bekerja di wilkernya yang datang menyalurkan hak suaranya baik di KSK maupun TPS sangat tinggi. Bahkan banyak WNI yang terharu dan bahagia karena pertama kali menyalurkan hak suaranya di luar negeri.

“Banyak WNI yang merasa terharu dan bahagia karena selama bekerja atau tinggal di Malaysia baru pemilu kali ini menggunakan hak suaranya,” ujar Djati.

Tingginya animo WNI mendatangi TPS maupun KSK di wilker KRI Tawau tidak terlepas dari semakin baiknya sistem pemilu di Indonesia dimana sistem pemilihan baru yakni KSK khusus perladangan dan perkebunan.

Djati mengungkapkan, bangga pada penyelenggara pemilu baik PPLN dan perangkatnya maupun panwaslu yang serius melaksanakan pemilu yang aman dan lancar dengan lebih banyak menggunakan langkah “jemput bola” dengan mendatangi WNI hingga di tempat tinggalnya yang sangat jauh.

Pelaksanaan pemilu 2019 di wilker KRI Tawau berjalan aman dan lancar karena keterlibatan semua pihak baik kepolisian dari Indonesia maupun Malaysia ditambah dengan upaya bagi penyelenggara pemilu yang tekun dan bekerja maksimal dengan menjalankan tahapan-tahapannya dengan tertib. [Ant]