PSU dan PSL di Kalbar Digelar 25 April

Ilustrasi TPS - DOK CDN

PONTIANAK – Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) pada 25 April 2019.

Ada 16 Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang direkomendasikan  menggelar PSU maupun PSL dan tersebar di seluruh wilayah Kalbar. “Hasil pleno malam hingga subuh tadi, bersama Bawaslu, kami sepakat ada 16 TPS. Sebanyak sembilan TPS melakukan pemungutan suara ulang dan tujuh TPS pemungutan suara lanjutan,” kata Ketua KPU Kalbar, Ramdan, Sabtu (20/4/2019).

KPU Kalbar sudah melakukan pembaruan data TPS-TPS yang berpotensi melakukan PSU maupun PSL. TPS tersebut berada di Kabupaten Bengkayang, Sanggau, Sintang, Melawi, Ketapang, dan Landak. PSU harus dilakukan karena proses pemungutan suara dianggap tidak sesuai prosedur. Misalnya, ada 11 orang yang mencoblos di salah satu TPS, menggunakan KTP ternyata bukan asal Kalbar. Kemudian ada pula TPS yang kekurangan surat suara, sehingga direkomendasikan pemungutan suara lanjutan, tapi khusus hanya untuk surat suara tertentu.

Seperti satu TPS ternyata tidak ada surat suara untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Kemudian ada kasus, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), mewakili pemilih untuk mencoblos karena alasan pemilih yang bersangkutan sakit. “Maka di TPS tersebut juga dilakukan pemungutan suara ulang, untuk semua jenis surat suara,” ungkap Ramdan.

Pemilih di TPS dimaksud, yakni TPS 01 di Samarantau, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, akan diundang kembali untuk mengikuti pencoblosan pada 25 April mendatang. “Hari ini staf sekretariat KPU Kalbar berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan hasil pleno dan sekaligus mengajukan permintaan penambahan logistik pemilu untuk tanggal 25 April,” tambahnya.

Sementara terkait real count KPU terhadap hasil Pemilu serentak 17 April, Ramdan menyatakan, silakan masyarakat memantau melalui website atau laman KPU. (Ant)

Lihat juga...