PSU di Sikka Diikuti 1.166 Pemilih

Editor: Mahadeva

MAUMERE – Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Sikka digelar di lima Tempat Pemugutan Suara. Tercatat PSU diikuti oleh  1.166 pemilih.

Ketua KPU kabupaten Sikka Fery Soge. Foto : Ebed de Rosary

“Untuk PSU di lima TPS akan diikuti 1.166 pemilih. Formulir C6 sudah kami kirim ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa dan kelurahan untuk segera didistribusikan. Pemungutan suara akan dilakukan Sabtu (27/4/2019),” sebut Ketua KPU Kabupaten Sikka, Fery Soge, Rabu (24/4/2019).

PSU di TPS 02 Desa Nita diikuti 200 pemilih. Di TPS 10 Kelurahan Kota Baru diikuti 229 pemilih. Di TPS 05 Tanaduen ada 250 orang pemilih, TPS 05 Watumilok ada 248 pemilih dan di TPS 05 Watuliwung jumlahnya ada 239 orang pemilih.

Sementara Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), digelar di lima TPS. Di Desa Nangahale TPS 01 diikuti 193 pemilih, TPS 02 diikuti 203 orang pemilih dan TPS 03 diikuti 197 pemilih. Di TPS Lewomada 04 ada 33 orang pemilih yang melaporkan diri dan mengisi daftar hadir tetapi belum menggunakan hak pilih.

Di TPS Lewomada 05 ada 16 orang pemilih yang sudah melaporkan diri dan mengisi daftar hadir tetapi belum memilih. “Hingga sekarang, logistik pemilu belum tiba di kantor KPU Sikka. Kami sudah mengirim surat kepada KPU pusat lewat KPU provinsi NTT sejak Sabtu (20/4/2019),” ungkapnya.

Fery berharap, Kamis atau Jumat (25 – 26/4/2019), surat suara sudah tiba di Sikka. Sehingga KPU dapat segera melakukan sortir dan mendistribusikan logistik ke setiap TPS sesuai jadwal. “Tentunya kita berharap agar petugas KPPS melakukan setiap proses pemungutan dan perhitungan suara, sesuai aturan yang ada. Kami juga minta PPS di setiap desa dan kelurahan, memantau secara cermat agar jangan sampai terjadi kesalahan lagi,” tegasnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka, Harun Al Rasyid, menyebut, PSU harus dilakukan karena ditemukan  pelanggaran terkait pemilih yang tidak berhak memilih namun bisa memberikan suara.

“Petugas kami di TPS menemukan pemilih dari kabupaten lain atau beda dapil ikut mencoblos di TPS-TPS tersebut. Para pemilih ini tidak mengantongi surat pindah pilih atau formulir A5. Para pemilih juga tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb),” jelasnya.

Di Desa Nita dan Kelurahan Kota Baru, masing-masing ditemukan  17 pemilih yang mencoblos tanpa surat pindah pilih. Di desa Watumilok ada enam orang pemilih, Tanaduen lima orang pemilih, di Watuliwung terdapat satu orang pemilih.

Lihat juga...