Ribuan Surat Suara Rusak di Banyumas, Dibakar

Editor: Koko Triarko

362

PURWOKERTO – Komisi Pemilihan Umum Banyumas, memusnahkan 26.369 lembar surat suara rusak, dan kelebihan surat suara sebanyak lebih dari 8.000 lembar. Pemusnahan dilakukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kelurahan Berkoh, disaksikan langsung oleh Kapolres Banyumas.

Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi, mengatakan, kerusakan surat suara terbanyak adalah surat suara calon anggota DPR RI Dapil Jateng VII, yaitu ada 8.212 lembar, kemudian surat suara DPRD Provinsi Jateng 11 sebanyak 6.114 lembar.

Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi (tengah), memperlihatkan surat suara rusak yang akan dibakar.-Foto: Hermiana E. Effendi

Untuk surat suara pilpres yang rusak ada 149 lembar, dan sisanya adalah surat suara DPRD Banyumas dari enam dapil. Dengan perincian, surat suara rusak di Dapil 1 sebanyak 1.642 lembar, Dapil 2 ada 638 lembar, Dapil 3 347 lembar, Dapil 4 1.013 lembar, Dapil 5 803 lembar dan Dapil 6 sebanyak 1.207 lembar.

“Jadi, total ada 26.369 surat suara rusak yang kita musnahkan sore ini, ditambah dengan surat suara lebih sekitar 8.000 lembar,” kata Imam Arif, Selasa (16/4/2019).

Surat suara lebih tersebut, lanjut Imam Arif, merupakan kelebihan pengiriman dari percetakan. Meskipun kondisi surat suara bagus dan tidak mengalami kerusakan, namun tetap harus dimusnahkan, karena surat suara yang tersedia harus sesuai ketentuan.

“Surat suara lebih ini di luar cadangan, jadi kebutuhan surat suara ditambah cadangan sudah terpenuhi. Sisanya, surat suara lebih harus tetap dimusnahkan. Jika nanti ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mengalami kekurangan surat suara, maka mekanismenya menggunakan bon pinjam kepada TPS lain,” terangnya.

Imam Arif menegaskan, dengan dimusnahkannya surat suara rusak dan kelebihan surat suara ini, maka sejak Selasa sore, KPU Banyumas sudah tidak lagi memegang surat suara apa pun. Begitu pula dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Seluruh surat suara sudah didistribusikan ke TPS-TPS.

“Pendistribusian surat suara sudah dilakukan terakhir pada 14 April kemarin, didistribusikan ke PPK-PPK. Selanjutnya dikirim ke TPS, terakhir hari ini atau pada H-1, sehingga posisi surat suara sekarang sudah di TPS semua,” jelasnya.

Sementara itu, pembakaran surat suara juga disaksikan langsung oleh Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun. Kapolres menyatakan, pihaknya memastikan seluruh surat suara rusak dan kelebihan surat suara dibakar seluruhnya.

“Ada petugas kita yang menunggui dan memastikan seluruh surat suara dibakar,” katanya.

Lihat juga...