hut

Sebanyak 31 WNA di Dalam DPT DKI Jakarta Dicoret

Ilustrasi - Dok CDN

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta mencoret 31 warga negara asing yang masuk di dalam daftar pemilih tetap Pemilu 2019.

Ketua KPU Jakarta, Betty Epsilon Idroos, menjelaskan, ke-31 WNA itu termasuk dalam 3.369 pemilih yang dicoret. Pencoretan karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dari Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap 3 (DPTHP-3). “Sudah tidak ada data WNA dalam DPT,” ujar Betty.

Pencoretan pemilih tersebar di 10.810 TPS. Pemilih itu tersebar di Jakarta Pusat 136 pemilih, Jakarta Utara 132 pemilih, Jakarta Timur 1.447 pemilih, Jakarta Selatan 1.540 pemilih, Jakarta Barat 102 pemilih dan Kepulauan Seribu 12 pemilih.

KPU DKI Jakarta, Jumat (13/4/2019) malam menggelar rapat pleno terbuka, mengagendakan rekapitulasi DPTb pascaputusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 20/PUU/XVII/2019, dan perubahan rekapitulasi DPTJP-3 Pemilu 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta. KPU mengesahkan 7.761.598 pemilih, tersebar di 29.010 TPS pada Pemilu 17 April 2019. Pemilih DPTHP-3, tersebar di Jakarta Pusat 809.975 pemilih, Jakarta Utara 1.253.753 pemilih, Jakarta Timur 2.246.279 pemilih, Jakarta Selatan 1.694.316 pemilih, Jakarta Barat 1.738.262 pemilih, dan Kepulauan Seribu 19.013 pemilih.

KPU Jakarta juga mengesahkan DPTb, sebanyak 13.503 pemilih tersebar di 53 TPS. Pemilih DPTb tersebar di Jakarta Pusat 2.422 pemilih, Jakarta Timur 7.897 pemilih, Jakarta Selatan 1.352 pemilih, dan Kepulauan Seribu 1.832 pemilih.

Pemilu 2019 digelar serentak di seluruh Indonesia, untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, anggota dewan perwakilan (DPR) RI, DPR daerah tingkat provinsi dan kabupaten dan kota. (Ant)

Lihat juga...