hut

Susun Skuad, PSIM Ikat 6 Pemain Lama

Editor: Mahadeva

Agung Damar Kusumandaru, perwakilan manajemen PSIm Yogyakarta. Foto: Sodik

YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta terus menyiapkan skuad untuk bersaing di kompetisi Liga 2 musim 2019. Dibanding periode-periode sebelumnya, persiapan tim berjuluk Laskar Mataram tersebut, kali ini sedikit lebih baik.

Maklum, Laskar Mataram punya sponsor baru. Hadirnya sponsor membuat tim kebanggaan warga Kota Yogyakarta tersebut, kian serius menyiapkan tim. Skuad yang disiapkan ambil bagian dalam kompetisi-pun tidak lagi apa adanya, seperti sekadar mengandalkan talenta lokal.

Kali ini komposisi tim dibentuk lebih menjanjikan. Meski begitu, Laskar Mataram tetap mempertimbangkan skuad lama, yang pernah membela tim ini di kompetisi Liga 2 musim lalu. Terbaru, ada empat pemain lama yang akhirnya resmi diikat manajemen. Keempat pemain itu adalah Ivan Febrianto (kiper), Edo Pratama (bek tengah), Pratama Gilang (gelandang), serta Hendri Satriadi (winger).

Keempat pemain tersebut, resmi kembali berkostum biru milik Laskar Mataram menyusul dua rekannya yang sudah terlebih dulu mencapai kata sepakat, yakni Fandy Edy (bek tengah) dan Raymond Tauntu (gelandang). Perwakilan manajemen, Agung Damar Kusumandaru, mengatakan, keenam pemain lama sepakat kembali bermain untuk Laskar Mataram satu musim ke depan.

Kesepakatan secara lisan, ungkap Agung Damar, sebenarnya sudah tercapai sebelumnya. “Sekarang sudah resmi teken kontrak. Kalau secara lisan mereka memang sudah sepakat dari sebelumnya. Kami baru sampaikan setelah pemain resmi menandatangani kontrak,” ungkap Agung Damar, Sabtu (21/4/2019).

Selain mengikat enam pemain, mantan Presiden Brajamusti tersebut mengungkapkan, pengunduran diri dua punggawa lama, yaitu Supriyadi ‘Eeng’ dan Risman Maidullah, praktis keduanya tidak lagi menjadi bagian dari skuad PSIM musim ini. “Sebenarnya mereka itu waktu kami panggil sudah oke. Tapi ketika mau sign kontrak, malah yang bersangkutan memilih mundur. Apa-pun keputusannya kami tetap menghormatinya,” tegas Agung.

Disinggung terkait Yoga Pratama, Agung Damar memastikan bahwa manajemen belum menyodorkan kontrak mengingat gelandang belia tersebut urung mengikuti rangkaian training camp (TC) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. “Yoga masih harus menyelesaikan study tahap akhirnya di Yogyakarta. Nanti, setelah gabung latihan, akan segera kami sodorkan kontrak. Sementara ini masih belum,” pungkasnya.

Lihat juga...