Tabur Puja Bantu Pedagang di Kemusuk Terus Berkembang

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Unit Simpan Pinjam Tabungan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) di Desa Mandiri Lestari, Argomulyo, Sedayu, Bantul, diakui memberikan banyak manfaat nyata bagi warga miskin, termasuk mereka yang berjualan di sekitar lokasi Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, di Dusun Kemusuk. 

Puluhan pedagang, baik pedagang minuman, makanan ringan, oleh-oleh khas, suvenir, dan sebagainya, mendapatkan kemudahan akses permodalan sehinggga membantu perkembangan usaha mereka.

Seperti dirasakan oleh Ning (45), salah seorang pedagang yang berjualan di kawasan parkir Memorial Jenderal Besar HM Soeharto. Wanita yang berjualan suvenir berupa kaos ini, mengaku sangat terbantu dengan adanya pinjaman modal usaha yang diberikan Unit Simpan Pinjam Tabur Puja KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo.

Meminjam modal usaha sebesar Rp2juta pada pertengahan tahun lalu, ia mengaku menggunakannya untuk menambah stok dagangan.

“Alhamdulillah, membantu sekali. Karena selain dekat, syaratnya juga mudah. Tidak perlu jaminan, seperti pinjam di Bank. Cicilan juga bisa dibayar setiap bulan. Jadi, tidak dikejar-kejar seperti halnya jika meminjam di bank plecit (rentenir),” ujarnya.

Selain memanfaatkan pinjaman modal usaha, Ning juga memanfaatkan Unit Tabur Puja KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo untuk menabung. Setiap sebulan sekali, ia rutin menabung di KUD dengan cara menyisihkan sebagian hasil pendapatannya berjualan kaos. Mulai dari Rp10 ribu, Rp20 ribu hingga Rp50 ribu.

“Jadi setiap kali membayar cicilan bulanan, saya juga biasakan untuk menabung lewat simpanan sukarela. Ya, walaupun cuma sedikit. Untuk tabungan kalau nanti sewaktu-waktu membutuhkan,” katanya.

Berjualan suvenir atau oleh-oleh berupa kaos sejak beberapa tahun sekali, usaha Ning pun secara perlahan mulai mengalami kemajuan. Saat Memorial Jenderal Besar HM Soeharto sedang ramai, seperti saat hari libur sekolah atau akhir pekan Sabtu-Minggu, ia mengaku bisa mendapatkan pemasukan Rp300 ribu.

Bahkan saat sedang ramai-ramainya, Ning mengaku bisa memperoleh pendapatan hingga Rp700 ribu dalam satu hari.

“Saya biasa ambil dagangan kaos dari Jogja. Lalu, saya jual lagi di sini. Biasanya buka kios kalau museum sedang ramai saja. Kalau tidak, ya hanya di rumah,” ungkapnya.

Ning berharap ke depan, Unit Simpan Pinjam Tabur Puja KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, bisa terus berkembang. Pasalnya, selain diandalkan warga desa, adanya unit Tabur Puja itu juga menjadi harapan akses permodalan bagi puluhan pedagang di kawasan Memorial Jenderal Besar HM Soeharto.

“Mudah-mudahan bisa terus berkembang dan semakin maju. Sehingga kita sebagai pedagang juga diuntungkan. Bisa meminjam dengan jumlah lebih banyak untuk modal usaha. Agar usaha kita juga semakin maju,” katanya.

Lihat juga...