Tim Palem Raih Piala Bergilir Ibu Tien Soeharto

Editor: Makmun Hidayat

321

JAKARTA — Kicauan suara burung perkutut merdu terdengar saling bersautan membuat hati penonton nyaman merasa terhibur.

Keindahan harmonisasi suara burung perkutut sebanyak 350 ekor itu menggema di area parkir Taman Burung Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Burung-burung Perkutut tersebut sedang bertarung sengit untuk menjadi yang terbaik pada lomba Seni Suara Burung Perkutut Tingkat Nasional 2019.

“Burung Perkutut itu bertarung sengit untuk memperebutkan piala bergilir Ibu Tien Soeharto, pemakarsa TMII,” kata Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo dalam sambutannya.

Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo (kemeja putih) berfoto dengan juara pertama lomba seni suara burung Perkutut di Parkiran Taman Burung TMII, Jakarta, Minggu (7/4/2019). – Foto: Sri Sugiarti

Menurutnya, lomba seni suara burung Perkutut ini dalam rangkaian perayaan HUT ke 44 TMII. “Lomba ini memberikan ruang bagi masyarakat yang hobi memelihara burung Perkutut,” kata Tanri.

Apalagi menurutnya, TMII telah ditunjukkan sebagai lembaga konservasi flora dan fauna yang terus berupaya melestarikan. “Dalam upaya pelestarian burung Perkutut, TMII memberi ruang kepada penghobi dalam bentuk lomba ini. Juga bagi komunitas jenis burung lainnya,” ujar Tanri.

TMII terus berupaya meningkatkan kinerja baik sebagai tempat rekreasi, konversai budaya dan konversi flora dan fauna. TMII juga terus mempertahankan eksistensi dalam perawatan, pengembangan dan pelestarian.

“Untuk pelestarian fauna, kami berencana membuat pasar untuk bursa burung di TMII,” ujarnya.

Manager Unit Taman Burung dan Taman Reptile serta Museum Komodo TMII, M. Piter Kombo menambahkan, lomba seni suara burung Perkutut ini diadakan untuk memeriahkan HUT ke 44 TMII.

Lomba yang diikuti 350 ekor burung ini bekerjasama dengan Persatuan Pelestarian Pengemar Peternak Burung Perkutut. Adapun pesertanya adalah dari seluruh Indonesia.

“Ada dua kategori lomba yaitu seni suara burung perkutut dewasa senior, yang juara akan meraih piala bergilir Ibu Tien Soeharto. Dan kedua adalah seni suara burung perkutut junior,” ujar Kombo kepada Cendana News.

Dalam lomba ini dicari 30 pemenang dari dua kategori tersebut. Semuanya mendapatkan piala dan sertifikat dari TMII.

“Jawaranya burung Perkutut bernama Syahrini, pemenang tim Palem dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Jadi piala bergilir Ibu Tien Soeharto dibawa ke Tasikmalaya,” ujarnya.

Manager Unit Taman Burung dan Taman Reptile serta Museum Komodo TMII, M.Piter Kombo. – Foto: Sri Sugiarti

Dalam lomba ini jelasnya, memang sistem tim bukan individu atau perorangan. Ini mewujudkan kebersamaan para pencinta burung Perkutut dalam upaya pengembangan dan pelestarian fauna tersebut.

“Syahrini tampil prima, kualitas suaranya nyaris sempurna. Dia layak jadi juara piala Ibu Tien Soeharto,” tandasnya.

Taman Burung TMII, sebagai lembaga konservasi berupaya untuk pengembangbiakan dan menyelamatkan satwa dengan tetap menjadi kemurnian jenisnya.

Kombo berharap pada HUT ke 44 TMII yang jatuh pada 20 April mendatang, Taman Burung menjadi lembaga konservasi yang memberikan ruang kepada semua pencinta burung.

“Taman Burung didirikan tahun 1978, dan TMII pada 20 April 2019, tentu usianya sangat berdekatan. Diharapkan Taman Burung senantiasa berkembang,” ujarnya.

Lihat juga...