TMII Persatukan Ragam Budaya 

Editor: Mahadeva

210

JAKARTA – Sulasesi Utara menjadi maskot atau ikon perayaan HUT ke-44 Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Puncak acara mengambil tajuk, Taman Mini Indonesia Indah Merupakan Rumah Budaya Bangsa Sebagai Wujud Bhinneka Tunggal Ika.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menyebut, kepercayaan menjadikan Sulawesi Utara (Sulut) sebagai maskot, merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat dan pemerintahan Sulut.

Agenda tersebut menjadi kesempatan untuk mempromosikan budaya yang dimili Sulut. “Kami apresiasi atas kepercayaan kepada Sulut untuk menjadi tuan rumah pada  HUT ke-44 TMII. Kami diberi kesempatan untuk memperkenalkan ragam budaya dari 15 Kabupaten Kota Sulut,” kata Olly kepada Cendana News.

Dia berharap perayaan ini makin memperat silaturahmi dan persaudaraan, untuk berkomitmen tidak berhenti memberikan konstribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara. Pemerintah Sulut juga berterima kasih atas dukungan managemen TMII dalam upaya renovasi anjungan Sulut. “Mudah-mudahan tahun ini selesai direnovasi, sehingga kami akan maksimal mempromosikan budaya Sulut,” tandasnya.

Gubernur Sulut, Olley Dondokambey pada HUT ke 44 TMII di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Jumat (20/4/2019) sore. Foto: Sri Sugiarti.

Masyarakat Sulut yang tinggal di Jakarta, disebutnya, juga bisa manfaatkan anjungan di TMII, untuk gelar budaya tradisi atau pernikahan adat Minahasa. Ke depan diharapkan, dapat bersama-sama melestarikan budaya bangsa agar menjadi aset sekaligus investasi. Sehingga, budaya juga menjadi dasar kekuatan, setiap kebijakan program kerja pemerintah.

Di sektor pembangunan pariwisata yang terus dikembangkan, untuk mewujudkan Indonesia berdaulat dan mandiri. Indonesia dikenal sebagai negara yang dibangun diatas kemajemukan, yang menciptakan harmonisasi kehidupan masyarakat.

Untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan yang terjalin ditengah-tengah pluralisme, etis, agama, budaya dan adat istiadat. “Dan TMII memberi dampak positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlihat nyata dalam miniatur Indonesia, ini persatuan dan kesatuan bangsa terjalin erat dalam bingkai ragam budaya yang ditampilkan,” pungkasnya.

Lihat juga...